Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : scientia journal

Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Wanita Usia Subur Dengan Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun 2020 Sondang Silitonga; Hafiz Muchti Kurniawan; Aguspairi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.212 KB)

Abstract

In Indonesia, approximately 15000 new cases of cervix cancer happened every year, while there are approximately 7500 deaths every year. Indonesian women awareness of IVA test and its important as initial screening for cervix cancer are still quite low (5%), therefore there are still many cervix cancer cases that were found in late stages. This study used an analytic method with a cross-sectional approach and accidental sampling with purpose to find out the relationship between knowledge and motivation of women of reproductive age with early detection of cervix cancer in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center) in 2020. This study was conducted in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center). Study result showed a significant relationship between between knowledge and motivation of women of reproductive age with early detection of cervix cancer in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center) with respectively p value 0.003 and 0.021. From this study we suggest for public health stakeholder and public health center to put more attention to raise awareness of the important of early detection of cervix cancer for women of reproductive age.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA Terhadap Kanker Serviks Di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022 Eprina Intami; Hafiz Muchti Kurniawan; Mistinah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.41 KB)

Abstract

Di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 14.768 orang WUS yang telah melakukan pemeriksaan IVA dengan hasil positif sebanyak 183 orang, WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 2039 orang dari sasaran WUS tahun 2021 di Puskesmas Bayung Lencir sebanyak 7590 orang (26,9%). Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks masih rendah yang dapat dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2022. Populasi penelitian ini Wanita Usia Subur (WUS) sebanyak 7.950 dan sampel sebanyak 95 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak pernah melakukan pemeriksaan iva 58 orang (61,1%), pengetahuan yang kurang 59 orang (62,1%), jaminan kesehatan yang tidak memiliki 55 orang (57,9%), akses layanan kesehatan yang jauh 71 orang (74,7%). Hasil uji statistik bahwa ada hubungan pengetahuan (p value 0,005), jaminan kesehatan (p value 0,036) dan akses layanan kesehatan (p value 0,013) dengan rendahnya pemeriksaan IVA. Diharapkan pihak puskesmas untuk meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kesehatan mencakup tentang penyakit kanker serviks, bahaya dari kanker serviks, dan pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan IVA di Puskesmas Bayung Lencir.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP RENDAHNYA CAKUPAN IMUNISASI IPV (INCATIVATED POLIO VACCINE) DI PUSKESMAS PAAL MERAH II KOTA JAMBI TAHUN 2021 Eprina Intami; Hafiz Muchti Kurniawan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resiko penyebaran polio di Indonesia tetap tinggi di dunia dan faktor resiko untuk terjadi penularan masih tetap ada oleh karena kekebalan masyarakat yang belum optimal yang di sebabkan karena masih terdapatnya cakupan imunisasi polio rutin yang rendah selama beberapa tahun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan peran petugas kesehatan terhadap rendahnya cakupan imunisasi IPV (Incativated Polio Vaccine) di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi dan telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki 4-6 bulan berkunjung atau berada di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi sebanyak 414 orang dan sampel penelitian sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dimana penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara pengisian kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi IPV (Incativated Polio Vaccine) di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi dengan nilai p value 0,037 dan adanya hubungan signifikan antara peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi IPV (Incativated Polio Vaccine) di Puskesmas paal Merah II Kota Jambi dengan nilai p value 0,008. Diharapkan pihak puskesmas memberikan informasi dan penyuluhan tentang imunisasi IPV (Incativated Polio Vaccine) sehingga ibu timbul kesadaran bahwa imunisasi IPV (Incativated Polio Vaccine) itu sangat penting diberikan kepada bayinya.
Gambaran Kepatuhan Masyarakat Kota Jambi Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Di Rumah Ibadah Aguspairi; Marinawati Ginting; Sondang Silitonga; Hafiz Muchti Kurniawan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus-19 (COVID-19) telah dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Peningkatan jumlah kasus covid-19 berlangsung cukup cepat, dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu singkat. Memasuki bulan kedua puluh sejak ditemukannya di kota Wuhan Republik Rakyat Tiongkok dipenghujung Desember 2019, kasus covid-19 sudah menyebar hampir ke seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Jumlah kasus covid-19 di Provinsi Jambi tanggal 4 Agustus 2021 sebanyak 21.165 kasus, dengan kasus aktif sebanyak 5.237, jumlah penderita sembuh sebanyak 15.481 dan angka kematian sebesar 447. Jika dilihat dari sebaran kasus tiap kabupaten/kota, Kota Jambi menempati urutan teratas yaitu sebanyak 12.086 kasus, sedangkan yang terandah adalah Kabupaten Kerinci yaitu sebanyak 787 kasus. Jika dilihat jumlah yang meninggal, ternyata kota Jambi juga menempati urutan teratas yaitu sebanyak 148. Hasil analisis terhadap gambaran kepatahuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan khususnya di masjid diperoleh hasil bahwa semua masjid menyediakan tempat cuci tangan (100%), jumlah jemaah yang menggunakan masker saat ibadah sholat >80% sebanyak 67 masjid (73,9%), sebanyak 82 (84,5%) masjid menerapkan jaga jarak dan sebanyak 95 (97,9%) masjid ada himbauan tertulis tentang protokol kesehatan, teruatama himbauan penggunaan masker. Beberapa masjid terlihat mempunyai motivasi yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan seperti dalam menyiapkan fasilitas cuci tangan, himbauan-himbauan tertulis maupun himbauan lisan dalam menerapkan protok kesehatan dalam menghadapi wabah covid-19.
Isolasi, Seleksi dan Karakterisasi Bakteri Potensial Penghasil Protease dari Tanah Tempat Pembuangan Akhir Sampah Akhir (TPAS) Talang Gulo Jambi Hafiz Muchti Kurniawan; Lovera Anggraini
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protease (E.C.3.4) merupakan enzim yang mampu mendegradasi protein denganmemutus ikatan polipeptida pada protein melalui reaksi hidrolisis yaitu suatu reaksiyang menambahkan satu molekul air. Tujuan dari penelitian ini adalah mengekplorasisumber-sumber produksi enzim protease yang baru dari mikroorganisme terutamabakteri yang diisolasi dari tanah Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) TalangGulo, Jambi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksploratif daneksperimental yang terdiri dari tiga tahap yaitu pengambilan sampel tanah di TempatPembuangan Akhir Sampah (TPAS) Talang Gulo, Isolasi dan Seleksi bakteri penghasilprotease, Karakterisasi bakteri penghasil protease. isolasi dan seleksi dilakukan denganmetode dilution dan karekterisasi dilakukan dengan pengamatan secara makroskopis,mikroskopis dan uji biokimia. 120 isolat berhasil diisolasi dari tanah TPAS TalangGulo Jambi dan 50 Isolat menunjukan indikasi mampu menghasilkan protease. Isolatdengan kode TG-50 memiliki nilai indeks proteolitik tertinggi yaitu 3,00. Hasilkarakterisasi dan uji biokimiawi terhadap isolat TG-50 menunjukan bahwa isolat inimengarah pada genus Bacillus dengan ciri mikroskopis gram +, bentuk sel Rod(batang) dan positif pada uji hidrolisa Pati, Hidrolisa kasein dan uji katalasesedangkan pada uji selulosa negatif
Gambaran Perilaku Pasien Tentang Asma Bronkial di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2020 Selviana Silitonga, Sondang; Hafiz Muchti Kurniawan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma Bronkial merupakan penyakit kronik yang sering dijumpai pada anak maupun dewasa di negara berkembang maupun negara maju. Laporan WHO Desember 2016, tercatat pada tahun 2015 sebanyak 383.000 orang meninggal karena asma. Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar Nasional pada tahun 2018 jumlah pasien asma di Indonesia sebesar 2,4 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pasien tentang asma bronkial di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Agustus 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita asma di Wilayah Kerja Puskesmas Puti Ayu Kota Jambi yang terhitung terakhir dari Januari - April 2020 sebanyak 94 penderita. Sampel diambil menggunakan teknik Quata sampling sebanyak 48 penderita. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner, analisa data dalam penelitian ini secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dari 48 responden mayoritas responden memiliki perilaku positif sebanyak 28 responden (58.3%). Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku positif tentang asma bronkial. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai asma bronkial khususnya pada penderita asma bronkial dengan cara memperluas sasaran promosi kesehatan mengenai penyakit asma bronkial tidak hanya kepada penderita tetapi juga kepada anggota keluarga
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Wanita Usia Subur Dengan Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun 2020 Sondang Silitonga; Hafiz Muchti Kurniawan; Aguspairi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, approximately 15000 new cases of cervix cancer happened every year, while there are approximately 7500 deaths every year. Indonesian women awareness of IVA test and its important as initial screening for cervix cancer are still quite low (5%), therefore there are still many cervix cancer cases that were found in late stages. This study used an analytic method with a cross-sectional approach and accidental sampling with purpose to find out the relationship between knowledge and motivation of women of reproductive age with early detection of cervix cancer in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center) in 2020. This study was conducted in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center). Study result showed a significant relationship between between knowledge and motivation of women of reproductive age with early detection of cervix cancer in Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi (Payo Selincah Public Health Center) with respectively p value 0.003 and 0.021. From this study we suggest for public health stakeholder and public health center to put more attention to raise awareness of the important of early detection of cervix cancer for women of reproductive age.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA Terhadap Kanker Serviks Di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022 Eprina Intami; Hafiz Muchti Kurniawan; Mistinah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 14.768 orang WUS yang telah melakukan pemeriksaan IVA dengan hasil positif sebanyak 183 orang, WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 2039 orang dari sasaran WUS tahun 2021 di Puskesmas Bayung Lencir sebanyak 7590 orang (26,9%). Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks masih rendah yang dapat dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2022. Populasi penelitian ini Wanita Usia Subur (WUS) sebanyak 7.950 dan sampel sebanyak 95 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak pernah melakukan pemeriksaan iva 58 orang (61,1%), pengetahuan yang kurang 59 orang (62,1%), jaminan kesehatan yang tidak memiliki 55 orang (57,9%), akses layanan kesehatan yang jauh 71 orang (74,7%). Hasil uji statistik bahwa ada hubungan pengetahuan (p value 0,005), jaminan kesehatan (p value 0,036) dan akses layanan kesehatan (p value 0,013) dengan rendahnya pemeriksaan IVA. Diharapkan pihak puskesmas untuk meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kesehatan mencakup tentang penyakit kanker serviks, bahaya dari kanker serviks, dan pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan IVA di Puskesmas Bayung Lencir.
ANALISIS CEMARAN BAKTERI PADA SAUS CABAI BAKSO YANG DIJUAL DI SEKITAR KAMPUS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SULTAN THAHA SAIFUDIN JAMBI Riya; Hafiz Muchti Kurniawan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Analisis Cemaran Bakteri Pada Saus Cabai Bakso yang dijual di sekitar Kampus IAIN STS Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian observasi yang dilakukan melalui uji bakteriologi di laboratorium. Sedangkan teknik pengumpulan data secara observasional, wawancara, eksperimen, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas saus cabai bakso berdasarkan batasan maksimum cemaran mikrobiologi pangan yang beredar disekitar kampus IAIN STS Jambi. Pengambilan sampel dilakukan dari 3 orang penjual bakso di kampus IAIN STS Jambi, yang diambil sekitar pukul 10.00 Pagi ketika pedagang berada di lokasi kampus dengan menggunakan plastic dan dimasukkan kedalam wadah termos steril atau ice box. Kemudian sampel dibawa ke laboratorium untuk dianalisis lebih lanjut. Rangkaian metode yang dilakukan meliputi uji koloni bakteri untuk perhitungan Angka Lempeng Total (ALT) atau Total Plate Count. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa 3 sampel saus cabai bakso positif tercemar oleh bakteri Klebsiella ozaenae, dari ketiga sampel saus cabai bakso tersebut melebihi ambang batas yang boleh dikonsumsi yakni dengan jumlah koloni kisaran 82 x 103 koloni/gr - 198 x 103 koloni/gr. Sedangkan Standar Nasional Indonesia mensyaratkan jumlah bakteri yang tidak diperbolehkan > 30 koloni/gr makanan.