Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan supervisi akademik sebagai upaya peningkatan kompetensi pedagogik guru di Sekolah Menengah Atas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 120 guru SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan yang berasal dari 12 sekolah. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dengan skala Likert empat pilihan jawaban. Variabel supervisi akademik diukur melalui indikator perencanaan supervisi, observasi pembelajaran, pemberian umpan balik, dan tindak lanjut supervisi. Sementara itu, kompetensi pedagogik guru diukur melalui indikator pemahaman karakteristik peserta didik, perancangan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai minimum, maksimum, rata-rata, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik berada pada kategori sangat tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 55,33 dan 60,8% responden berada pada kategori sangat tinggi. Kompetensi pedagogik guru juga berada pada kategori sangat tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 70,58 dan 71,7% responden berada pada kategori sangat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilaksanakan secara terencana, objektif, dialogis, dan berkelanjutan dapat menjadi salah satu strategi pembinaan profesional untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Supervisi akademik perlu diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan administratif, tetapi sebagai proses pendampingan yang membantu guru memperbaiki kualitas pembelajaran.