Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Parenting and Nutrition-Aware Family Behavior with The Incidence of Stunting in Toddlers at Klaten Regency Central Java Province Rosalina, Linda; Yustanta, Brivian Florentis; Wardani, Novia Wahyu; Mahendika, Devin; Sari, Ponco Indah Arista; Djafar, Tanwir
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4194

Abstract

The Nutrition Awareness Family (Kadarzi) is an Indonesian government program that aims to address the problem of malnutrition. The indicators for assessing KADARZI status are weighing, eating a variety of foods, breastfeeding, use iodized salt, consume vitamin A. Babies are weighed every month to monitor their growth and development. Infants aged 1 to 5 years are weighed every month at the Posyandu. This study aims to determine the relationship between the application of the Kadarzi behavior and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months. This correlative study used a cross sectional design . Research that focuses on measuring and collecting data at one time is done by correlating the independent variables and the dependent variable. Family that has implement KADARZI and have fulfil whole specified indicator _ with Good as many as 28 families with percentage 56%. 22 families Not yet apply the KADARZI program with percentage 44%. Conclusions obtained from study This is there is connection between implementing family _ behavior KADARZI with incident stunting in the district Klaten Province Central Java shown from p-value 0.011.
Program Sekolah Penggerak dan Peran Guru Penggerak Berdasarkan Kurikulum Merdeka Bagi Guru Yayasan Asshodiqiyah Kota Semarang: - Irawaty, Irawaty; Suran Ningsih, Ayup; Prabowo, Muchammad Shidqon; Setyasto, Novi; Wardani, Novia Wahyu; Munawaroha, Eem; Hanuma, Holy Latifah; Farlina, Iin; Indriyani, Widia; Lestari, Endriyani
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v5i1.123

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SP IT) yang merupakan bagian dari Yayasan Asshodiqiyah Semarang, yang berlokasi di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka (KM) yang diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Kurikulum Merdeka (KM) hadir sebagai respon baik Pemerintah atas dampak Pandemi Covid 19 yang berdampak pada dunia pendidikan. Program utama untuk mewujudkan KM adalah melalui Program Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak. Program Guru Penggerak diharapkan memiliki peran menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya. Salah satu tujuan yang diharapkan tercapai oleh Guru Penggerak adalah menjadi bagian dalam mewujudkan Digitalisasi Sekolah. Digitalisasi Sekolah yaitu sekolah dan guru diharapkan mulai menggunakan platform digital yang bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang customized. Media Pembelajaran yang inovatif memiliki peran penting dalam proses digitalisasi sekolah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra dari tim pengusul adalah SMP IT dan SD IT Yayasan Asshodiqiyah Semarang belum menjadi Sekolah Penggerak dan guru-guru didalam belum menjadi guru penggerak. Melalui pelatihan yang diberikan oleh Tim Pengabdian Masyarakat kepada guru SMP dan SMK Yayasan Asshodiqiyah Semarang, baik sekolah maupun guru mengenal dan mengikuti Program Sekolah Penggerak dan Program Guru Penggerak.