Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT AGRARIS Yuda Sanrico Simanullang; Jessica Amelia Butar Butar; Meiriati Simanjuntak; Delima br Pakpahan; Salomo Martines Hutasoit; Ika Purnamasari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat agraris di Indonesia dengan fokus pada dampak urbanisasi, globalisasi, modernisasi, serta kapitalisme agraris. Masyarakat agraris, yang awalnya didasarkan pada sistem pertanian tradisional, mengalami transformasi besar seiring dengan peningkatan teknologi dan integrasi ekonomi global. Perubahan ini meliputi pergeseran pola kepemilikan tanah, pertumbuhan ketimpangan sosial, serta perubahan nilai-nilai komunitas yang dulunya kuat pada gotong royong menjadi lebih individualistis. Masuknya teknologi modern meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengakibatkan peminggiran petani kecil yang tidak memiliki akses terhadap modal dan teknologi canggih. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kualitatif untuk menganalisis berbagai aspek perubahan sosial dalam masyarakat agraris dari masa pra-modern hingga era modern. Hasilnya menunjukkan bahwa, meskipun modernisasi membawa keuntungan ekonomi, ia juga menimbulkan tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk mempertahankan keseimbangan antara modernitas dan tradisi lokal serta melindungi petani kecil dari dampak negatif kapitalisme global
KOLONIALISME AWAL: STUDI KOMPARATIF PENJELAJAHAN PORTUGIS, SPANYOL, BELANDA, DAN INGGRIS Rosmaida Sinaga; Jessica Amelia Butar Butar; Marturianus Laia; Muhammad Ibnu Adani; Juanda Alfario Turnip; Novita Agresia Manik; Yuliana Santa Lore Purba; Ashari Siregar; Putri Indah Yani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini merupakan studi komparatif tentang fase awal kolonialisme yang dipelopori oleh Portugal, Spanyol, Belanda, dan Inggris, dengan fokus pada perbedaan motivasi, strategi kekuasaan, dan pola interaksi awal dengan masyarakat lokal. Motivasi ekspansi didasarkan pada triad kompleks antara Gold, Gospel, dan Glory. Portugal dan Spanyol mewakili fase awal di mana agama dan monarki absolut lebih dominan, sementara Belanda dan Inggris menunjukkan pergeseran ke fase komersial-kapitalis yang didorong oleh logika akumulasi modal perusahaan saham (VOC dan EIC). Perbedaan ini tercermin dalam strategi kekuasaan: Portugal menciptakan model imperium jaringan berbasis feitorias (pos dagang) , Spanyol membangun imperium teritorial melalui conquista dan administrasi langsung di Amerika , sedangkan Belanda dan Inggris mengandalkan instrumen korporasi saham gabungan yang canggih. Interaksi dengan masyarakat lokal pun bervariasi; Portugal dan Belanda sering terlibat konflik akibat upaya monopoli rempah-rempah , sementara Spanyol fokus pada transformasi sosio-kultural yang mendalam melalui Kristenisasi di Filipina. Dampak kolektifnya adalah destabilisasi politik, disrupsi jaringan niaga tradisional, dan integrasi paksa Nusantara ke dalam orbit ekonomi global di bawah logika Eropa. Studi ini menegaskan bahwa kolonialisme awal adalah proses evolusioner yang kompleks, membentuk fondasi bagi beragam bentuk dominasi global di masa depan.