Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUMBER DAN DALIL HUKUM ISLAM Anggun Ade Fatrisia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber-sumber hukum Islam adalah segala sesuatu yang melahirkan ketentuan hukum yang mengatur umat Islam. Telah disepakati para ulama bahwa al-Qur’an adalah sumber hukum utama bagi umat Islam, berikutnya adalah hadits/sunnah, dan ijma’. Al-Qur’an merupakan sebuah keseluruhan dari semua aturan dalam situasi dan kondisi apa pun bagi umat manusia. Seluruh aspek kehidupan manusia ada di dalamnya. Muhammad SAW. sebagai seorang rasul dan pemegang mukjizat al-Qur’an diberi keistimewaan untuk menjelaskan secara rinci hal-hal yang masih bersifat umum di dalam al-Qur’an. Penjelasan beliau tidak hanya sekedar ucapan saja, tetapi juga ditorehkan dengan perbuatan yang nyata dengan penuh ketaatan. Perkataan dan perbuatan Rasulullah yang disebut dengan hadits memperjelas hukum Islam, sehingga umat yang memiliki keimanan akan mudah dalam upaya mentaati perintah Allah. Sebagai khalifah di muka bumi, manusia diwajibkan mengamalkan perintah yang terkandung dalam dua sumber hukum Islam yang utama, yakni al-Qur’an dan hadits. Apabila di dalam keduanya belum ditemukan secara jelas tentang masalah terbaru, maka al-Qur’an dan hadits itu sendiri yang memerintahkan para ulama untuk mencurahkan pemikirannya dalam menetapkan hukum, dan hasil kesepakatannya dinamakan ijma‟. Dengan demikian ijma‟ dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam yang ketiga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research). Tujuan dari penelitian ini agar pembaca mengetahui urgensi memahami sumber sumber hukum Islam tentang al-Qur’an, Sunnah, dan Ijma’ serta implementasinya secara komprehensif, sehingga pembaca dalam kehidupan sehari-harinya dapat termotivasi untuk menjalankan agama sesuai aturannya dan menemukan Islam sebagai agama yang dinamis, humanis, elastis, dan egaliter serta compatible (shalihun li kulliz zaman wal makan).
Efektivitas Layanan Gadai Syariah Pegadaian dalam Meningkatkan Akses Pembiayaan UMKM: Studi Literarur Nurintan Nurintan; Malika Kesya Aulia; Hasniar Hasniar; Anggun Ade Fatrisia; Amanda Hirmayani; Herni Herni
Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): Juli : Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi (JIESA) 
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jiesa.v3i4.2453

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in supporting national economic growth but continue to face challenges in accessing business financing. Pegadaian Syariah, as an Islamic financial institution, provides financing services based on the rahn contract as a fast, simple, and Sharia-compliant financing alternative. This study aims to analyze the effectiveness of Pegadaian Syariah's pawn services in improving MSMEs' access to financing through a literature review. The research employed a descriptive qualitative approach using the literature review method. Secondary data were collected from scientific journals, books, regulations, and DSN-MUI fatwas and analyzed using content analysis. The findings indicate that Pegadaian Syariah's pawn services effectively improve MSMEs' access to financing through simple procedures, easy requirements, rapid fund disbursement, and the implementation of Sharia principles. Financing products such as Rahn, Arrum, and Rahn Tasjily contribute to increasing business capital and supporting the sustainability of MSMEs. However, the effectiveness of these services is still influenced by limited Islamic financial literacy, inadequate collateral, and insufficient product promotion. Therefore, strengthening financial literacy, expanding service accessibility, and developing innovative financing products are essential to enhance the contribution of Pegadaian Syariah in supporting the growth and sustainability of MSMEs.