Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Manajemen Planning, Organizing, Monitoring dan Evaluating (POIME) dalam Pemenuhan Delapan Standar Nasional Pendidikan di Sekolah Dasar (Studi Kasus Propinsi Nangroe Aceh Darussalam dan Jawa Barat) Siswanto, Romi; Abidin, Achmad Anwar; Kadarisman, Kadarisman; Jaya, Fitria; Sucipto, Sucipto; Yati, Yati
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.1.34-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model manajemen POIME (Planning, Organizing, Implementing, Monitoring, Evaluating) dalam mendukung pemenuhan Delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di sekolah dasar yang berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yaitu survei kuantitatif yang melibatkan 98 kepala sekolah dan wawancara kualitatif untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan POIME. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan POIME lebih efektif di Jawa Barat, didukung oleh infrastruktur yang lebih baik dan partisipasi masyarakat yang lebih tinggi. Sebaliknya, di NAD, efektivitas penerapannya terbatas oleh keterbatasan sumber daya, seperti fasilitas yang kurang memadai dan partisipasi masyarakat yang rendah. Faktor sosial-budaya dan geografis juga berperan penting dalam menentukan keberhasilan penerapan POIME di kedua wilayah. Penelitian ini menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dan ketersediaan sumber daya dalam meningkatkan manajemen pendidikan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup penyelidikan lebih lanjut tentang dinamika sosial-budaya yang mempengaruhi penerapan POIME dan evaluasi dampak jangka panjang untuk mengukur efektivitasnya seiring waktu. Selain itu, saran praktis diberikan untuk meningkatkan peran kepemimpinan sekolah dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pencapaian Delapan Standar Nasional Pendidikan di kedua wilayah tersebut.
Some Risk Factors of Atopic Dermatitis in Adults Wijaya, Wong Hendra; Widodo, Arini Astasari; Jaya, Fitria
Jurnal MedScientiae Vol 2 No 3 (2023): December
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/JMedScientiae.v2i3.3038

Abstract

Atopic dermatitis (AD) is an inflammatory skin disorder characterized by intense itching and eczematous lesions. The onset of AD usually occurs in childhood and AD symptoms can last into adulthood. An increasing prevalence of AD has been observed worldwide. The causes of AD are multifactorial and there are still not many systematic reviews of AD-related risk factors. This study uses a literature review method. Literature search was conducted using Google Scholar and PubMed. using keywords: atopic dermatitis, risk factors, adults, and observational studies. All literature was selected using inclusion and exclusion criteria to assess the suitability of the content and quality of the study. Patients with atopic dermatosis had a filaggrin mutation cause loss/change in the function of filaggrin (Filament Aggregating Protein). Risk factors for atopic dermatitis in adults include a history of atopy, food allergies, a history of atopy in the father or mother or both, history of AD in parents, having pets at home, younger age or early onset, being a former smoker, gender women and active smoking, as well as passive smokers, low education level (<=12 years), socioeconomic status, and living in small places. Symptoms and clinical manifestations include pruritus, morphology and wide distribution of lesions, chronic and recurrent dermatitis, history of atopy and family history of atopy. Management of atopic dermatitis begins with education and skin care by taking regular baths and using emollients/moisturizers. Atopy and family history of atopy, smoking, low education, and socioeconomic are risk factors for AD in adults.