Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Aplikasi SIGNAL Maternal dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Tanda Bahaya Masa Nifas Annarahayu, Lutfi; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Nur Cahya Rachmawati; Saumi Fijriyah; Ismi Nur Khasanah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.138

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis yang berisiko tinggi terhadap komplikasi, yang dapat mengancam jiwa ibu jika tidak dikenali dan ditangani dengan cepat. Pengetahuan ibu nifas mengenai tanda bahaya sangat penting untuk mencegah keterlambatan penanganan. Inovasi edukasi digital seperti aplikasi SIGNAL Maternal berpotensi menjadi sarana infromasi yang efektif, mudah diakses, biaya leboh terjangkau dan juga jangkauan akan lebih luas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi SIGNAL Maternal dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai tanda bahaya yang akan terjadi pada masa nifas. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih dengan teknik purposive sampling di wilayah Kabupaten Bantul. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa penggunaan aplikasi SIGNAL Maternal selama tujuh hari. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor pengetahuan sebelum intervensi adalah 11.2 dan meningkat menjadi 15.8 setelah intervensi. Selisih rata-rata sebesar 4.6 dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan p-value = 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan  signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi.  Kesimpulannya bahwa aplikasi SIGNAL Maternal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas. Media edukasi digital ini dapat menjadi alternatif dalam pelayanan kesehatan ibu secara modern dan mandiri.
Efektivitas Aplikasi SIGNAL Nakes dalam Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan di Kabupaten Bantul rachmawati, nur; Ismi Nur Khasanah; Saumi Fijriyah; Sumarti Endah Purnamaningsih Maria Margaretha; Lutfi Annarahayu
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.141

Abstract

Kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan memiliki peranan penting dalam upaya promotif dan preventif, namun masih ditemukan keterbatasan dalam pengetahuan mereka terkait tanda bahaya kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus. Aplikasi SIGNAL Nakes dikembangkan sebagai inovasi edukasi digital untuk mendukung peningkatan kapasitas kader dalam mendeteksi kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 70 kader aktif pengguna aplikasi SIGNAL Nakes di Kabupaten Bantul menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner pilihan ganda terkait kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan penggunaan aplikasi oleh spesialis obgin, kemudian dilakukan posttest tiga bulan setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  peningkatan skor pengetahuan yang signifikan dari pretest (rata-rata 58.4) menjadi posttest (rata-rata 82 .7) dengan nilai p ? 0.000. Usia dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (masing-masing p = 0.043 dan p = 0.012), sedangkan lama menjadi kader tidak berpengaruh signifikan (p = 0.341). Kader yang lebih muda dan berpendidikan lebih tinggi menunjukkan peningkatan pengetahuan lebih tinggi. Kesimpulan penelitian  bahwa Aplikasi SIGNAL Nakes terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP KEGAWATDARURATAN KESEHATAN RUMAH TANGGA MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI Ismi Nur Khasanah; Saumi Fijriyah; Budi Punjastuti; Dhiya Urrahman; Fahmi Baiquni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 6 No 2, Oktober (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v6i2, Oktober.814

Abstract

Household health emergencies may occur suddenly and pose a serious threat to life if not managed promptly and appropriately. Limited community knowledge and preparedness often lead to delays in providing first aid before professional medical care is obtained. This activity aimed to improve community preparedness for household health emergencies through education and simulation. An educative–participatory approach with a pre-experimental one group pre-test and post-test design was applied. The intervention consisted of interactive health education, discussions, and first aid simulations for common household emergency conditions. Evaluation was conducted using questionnaires and observations before and after the activity and analyzed descriptively. The results demonstrated improvements in community knowledge, attitudes, and preparedness in recognizing and responding to household health emergencies. The combination of education and simulation proved effective in fostering responsive attitudes and increasing community confidence in emergency situations. This activity is expected to support promotive and preventive efforts in creating safer and more responsive household environments toward health emergencies.
OPTIMALISASI GIZI SEIMBANG MELALUI EDUKASI "ISI PIRINGKU" PADA MAHASISWA DAN PEKERJA MUDA Ismi Nur Khasanah; Siti Maryati; Budi Punjastuti; Fahmi Baiquni; Benny Karuniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 1, Maret (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i1, Maret.822

Abstract

Young adults, including students and early-career workers, often maintain unhealthy eating habits due to reliance on fast food and digital delivery services. This community service program aimed to enhance nutritional literacy and healthy diet management skills using the "Isi Piringku" (My Plate) concept. The methods employed included participatory education, food label literacy, and practical simulations for choosing healthy menus at local food stalls (warteg) and through online delivery apps. The program involved 30 participants aged 19-27. Evaluation results showed a significant knowledge increase, with average scores rising from 41.7 to 88.7 (a 47% improvement). Furthermore, 90% of participants successfully demonstrated how to arrange a balanced nutritional plate on a limited budget during simulation sessions. In conclusion, practical simulation-based education effectively changes young adults' perception that healthy eating is affordable and accessible. This initiative is expected to prevent non-communicable diseases by fostering independent and better nutritional choices in the digital era.