Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022 Sinta, Delfia; Dessyka Febria; Elvira Harmia
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 1 No. 1 (2023): JHN: Journal of Health and Nursing, Mei 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v1i1.284

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), terjadi peningkatan masyarakat dalam menangani penyakit mereka dengan swamedikasi dengan tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Berdasarkan hasil survey Departemen Kesehatan RI tahun 2020, tindakan swamedikasi yang dilakukan masyarakat Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, seperti tahun 2019 sebesar 24,1 % sedangkan tahun 2020 sebesar 65,01 %. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah  seluruh masyarakat yang berobat di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar tahun 2022 pada  bulan Juni sebanyak  299 orang. Sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat, diolah menggunakan sistem komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 75 responden sebagian besar pengetahuan masyarakat kurang sebanyak 38 orang (50,7%), dan perilaku Swamedikasi Common Cold tidak mendukung sebanyak 41 orang  (54,7%). Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,003 ≤  (0,05). Berarti ada hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022. Diharapkan petugas puskesmas untuk dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap masyarakat tentang Swamedikasi Common Cold.
Differences in Nutritional Intake and Upper Arm Circumference (UAC) Between Anemic and Normal Pregnant Women Lubis, Erlinawati; Fitri Apriyanti; Elvira Harmia; Nislawaty, Nislawaty
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (April 2026)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.3021

Abstract

Anemia is an indirect cause of maternal mortality, with a 27.7% prevalence among pregnant women in Indonesia, including rising cases in Riau and Kampar. It increases the risk of hemorrhage, low birth weight, preterm birth, stunting, and maternal and infant mortality, influenced by inadequate nutrition and low mid-upper arm circumference. The purpose of this study was to analyze the differences in nutritional intake and upper arm circumference (UAC) between pregnant women with anemia and pregnant women without anemia. The method in this research is a comparative, observational, analytical study of two unpaired groups with a cross-sectional design. The population consisted of pregnant women with anemia and normal pregnant women in the working area of the Salo Community Health Center, Kampar District, totaling 74 samples (37 per group). The study was conducted in August-September 2025. The data collection tools used were a UAC tape, an SQ-FFQ for nutritional intake, and a digital hemoglobinometer to measure anemia. Bivariate analysis was performed using an independent samples t-test. The results show that pregnant women with anemia had lower nutritional intake scores and smaller mean UAC compared to non-anemic pregnant women. Statistical analysis confirmed significant differences between the two groups in nutritional intake (p = 0.012) and UAC (p = 0.028), with both p-values below the significance level of α 0.05. Pregnant women with anemia have lower nutritional intake and UAC, highlighting the need to improve maternal nutrition and use UAC monitoring for early anemia screening.