Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Akibat Hukum Dalam Penyalagunaan Media Sosial dan Bimbingan Bersosial Media Secara Bijak Kepada Pelajar SMA Negeri 3 Merauke Mote, Herry Hendri; Majid, Ilham; Kocop, Ricky; Tolanda, Eki
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v5i1.4777

Abstract

Kemajuan dan perkembangan teknologi disatu sisi sangat bermanfaat namun di sisi lain juga berbahaya dan dapat menimbulkan kerugian jika salah menggunakannya. Penyalagunaan media sosial pasti akan menimbulkan permasalahan yang sudah tentu dapat  dipidanankan. Perlu adanya edukasi bagi para generasi mudah untuk mengetahui akibat hukum yang timbul jika menyalagunakan media sosial. Sosialisasi hukum ini bertujuan memberikan pemahaman dalam penggunaan media sosial yang baik dan benar dan menghindari penyalahgunaan media sosial bagi siswa-siswi Sekolah Menegah Atas. Program Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode memberikan sosialisasi terkait akibat hukum yang timbul dalam penyalagunaan media sosial, yang dilakukan dengan diskusi secara panel yang mana pemateri menyampaikan materi secara bergiliran kemudian dilanjutkan dengan Tanya jawab serta bimbingan  dari pemateri kepada siswa-siswi. Pelaksanaan kegiatan ini pada SMA Negeri 3 Merauke pada bulan November 2023. Hasil dari pelaksanaan program ini berdasarkan testimoni yang dilakukan, peserta dapat menjawab seluruh pertanyaan dengan baik, hal ini menunjukan bahwa dengan kegiatan sosialisasi ini menambah pengetahuan kepada siswa-siswi tentang sanksi hukum yang timbul akibat penyalagunaan media sosial, Sehingga meningkatkan kesadaran siswa-siswanya  dalam pencegahan melakukan penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, mengakses konten-konten pornografi, ataupun situs-situs lainnya yang berdampak buruk terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Sosialisasi Hukum Pengenalan Undang-Undang ITE Kepada Siswa-Siswi SMA Plus Muhammadiyah Merauke Tolanda, Eki; Ohoilulin, Adrian Rian; Tajuddin, Mulyadi Alrianto
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v5i1.5303

Abstract

Dewasa ini perkembangan era digital semakin maju dan canggih, akibatnya akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi menjadi semakin mudah, terutama bagi kalangan remaja. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan baru, terutama terkait dengan peluang munculnya berbagai kejahatan siber, seperti penipuan online dan pencemaran nama baik, yang memerlukan regulasi ketat. Sebagai respon terhadap tantangan tersebut pemerintah Indonesia kemudian merumuskan dan membentuk sebuah produk hukum, yaitu UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang kemudian telah beberapa kali mengalami perubahan. Namun sayangnya sebagaian masyarakat bahkan tidak mengetahui tentang adanya UU ITE tersebut. Sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, penulis melakukan pengabdian tentang pengenalan UU ITE kepada siswa-siswi SMA Plus Muhammadiyah Merauke dengan metode sosialisasi menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Dari pengabdian tersebut disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi SMA Plus Muhammdiyah Merauke sebab mereka menjadi lebih paham terkait dengan UU ITE.
HAK WARIS TANAH ANAK YANG LAHIR DARI PERKAWINAN CAMPURAN WARGA NEGARA INDONESIA DAN WARGA NEGARA ASING PERSPEKTIF HUKUM PERDATA INTERNASIONAL DAN HUKUM ADAT SUKU TORAJA Tolanda, Eki; Syam, Farhan
Jurnal Hukum Cassowary Vol 1 No 2 (2024): JURNAL HUKUM CASSOWARY
Publisher : Astha Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65675/jhc.v1i2.95

Abstract

Perkawinan campuran sudah menjadi hal yang umum di Indonesia. Setiap pernikahan umumnya mengharapkan kehadiran anak sebagai penerus keluarga, bangsa, dan negara. Terdapat ketidakpastian hukum terkait status anak dalam kasus perkawinan campuran, terutama ketika terdapat perbedaan hukum antara dua negara asal orang tua anak tersebut. Selain itu, terdapat juga permasalahan mengenai hak waris, terutama terkait kepemilikan tanah. Seorang anak yang berstatus warga negara asing (WNA) atau memiliki kewarganegaraan ganda bisa kehilangan hak atas warisan orang tua mereka yang WNI. Berdasarkan penelusuran digital yang dilakukan penulis, belum ditemukan kajian yang secara khusus membahas hak waris anak atas tanah dari perkawinan campuran yang dianalisis melalui perspektif hukum perdata internasional dan hukum adat suku Toraja. Dalam penulisan artikel ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Sumber bahan hukum yang digunakan mencakup undang-undang, buku-buku, serta artikel ilmiah.  Kedudukan anak hasil pernikahan campuran di Suku Toraja menghadapi situasi yang kompleks, melibatkan aspek hukum, budaya, dan sosial. Dari persfektif hukum adat Suku Toraja kedudukan anak akan menyesuaikan dengan sistem kekerabatan yang dianut, mengingat suku toraja sebagaian besar menganut sistem kekerabatan parental yaitu kekerabatan berdasarkan garis keturunan bapa maupun ibu. Namun dalam pewarisan lahan atau tanah oleh masyarakat suku Toraja dilakukan dengan cara musyawarah diantara anggota keluarga yang berhak atas tanah tersebut, termasuk anak yang lahir dari perkawinan campuran sepanjang memenuhi syarat-syarat dimana selama anak tersebut hingga dewasa tinggal dan menetap di wilayah suku Toraja atau berada di luar negeri namun memeberikan kontribusi materil terhadap keluarganya di suku Toraja, sebab suku Toraja tidak terlalu memperhatikan status kewarganegaraan dari ahli waris namun lebih pada hubungan dara dan kontribusi terhadap keluarga. Kata Kunci : Toraja, Anak, Perkawinan Campur, Hak Waris, Tanah