Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI AHP PEMILIHAN PENYELIA MITRA PETANI DALAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Ilyas Ilyas
JUTI UNISI Vol. 3 No. 2 (2019): JUTI-unisi
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.265 KB) | DOI: 10.32520/juti.v3i2.839

Abstract

Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir merupakankelembagaan penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Indragiri Hilir.Bedasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti di BP2KP, menunjukkan bahwa pihak BP2KP memiliki sistem evaluasi dan seleksi Penyelia Mitra Tani (PMT) sebelumnya yang hanya menekankan pada siapa yang mengajukan lebih dulu tanpa mempertimbangkan kemampuan dan kesanggupan daripeserta dalam pendampingan dan pelaporan dari setiap Gapoktan yang diawasi itu tadi. Sistem ini tentunya tidak menguntungkan bagi BP2KP ataupun orang yang memiliki keahlian sebagai penyelia mitra tani yang lain, karena kriteria yang digunakan dalam evaluasi dan seleksi penyelia belum menerapkan kriteria yang ada dalam aturan PUAP yang sangat mempengaruhi penilaian dan dapat digunakan untuk menilai kinerja penyelia nantinya. Oleh karena itu, pada penelitian ini, peneliti mencoba untuk merancang suatu sistem evaluasi dan seleksi penyelia mitra tani dengan multi kriteria atau menggunakan kriteria yang sudah ditetapkan dalam PUAP. Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) Processmerupakan merupakan sistem pembuat keputusan dengan menggunakan model matematis. AHP membantu dalam menentukan prioritas dari beberapa kriteria dengan melakukan analisa perbandingan berpasangan dari masing-masing kriteria. Hasil perhitungan yang didapat bahwa Alternatifyang menjadi prioritas utama untuk dijadikan sebagai Penyelia Mitra Tani Agribisnis Pedesaan di Wilayah Tembilahan yaitu M. Rafai AH dengan nilai skor 0.363 atau dengan nilai persentase sebesar 36,6%. Kriteria yang memiliki nilai eigen tertinggi adalah Jenjang Pendidikan Formal Min D3 dengan dilai eigen0.350 atau 35%.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU BERBASIS WEB Muhammad Bambang Iswanto; Ilyas; Fitri Yunita
JUTI UNISI Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Industri (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v5i2.1759

Abstract

Education is very important for everyone. Education is generally defined as a life process in developing each individual to develop and be able to live. The first time we get education in the family, school and community environment, in schools without students, an educational institution cannot carry out its function to provide educational services to the community. Every educational institution seeks to acquire students every new academic year through the acceptance of new students, especially SMK Indra Adnan Indragiri COLLEGE, based on this, a web-based information system for new student admissions is needed. In the pandemic, it is very necessary to accept online-based new students in its development, the Waterfall method was chosen as a flow of thought and for analysis using PIECES, in system design using UML (Unified Modeling Language). With the implementation of this web-based new student admissions information system, it aims to provide convenience in accepting new students so that they can be widely reached and follow the current era.
TECHNICAL REVIEW POTENSI PAJAK DAERAH PADA PROVIDER INTERNET SEBAGAI SUMBER POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI INDRAGIRI HILIR. Endy Sudeska; Nelva Siskawati; Muhammad Amin; Ilyas Ilyas
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 9 No 2 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i2.318

Abstract

Growth in the internet provider business has also occurred in Indragiri Hilir Regency. The installation of fiber optic cable networks often causes congestion, damage to infrastructure, and chaos. Thus, the existence of cable internet providers must be regulated by the government so as not to cause problems and to provide benefits for development. The existence of a cable Internet provider network has the potential to generate regional original revenue. Based on a technical review of regional tax regulations and regional fees for Internet providers, the potential is not that broad. Due to the replacement of Law Number 29 of 2008 concerning Regional Taxes and Regional Levies with Law Number 1 of 2022 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments, it does not provide space for regional governments to add types of regional taxes and regional levies other than those stipulated by Law Inviting. The results of this study conclude that the potential for regional original income sourced from internet providers operating in Indragiri Hilir Regency is the Revenue Sharing Fund PPh 21 WPOPDN of 8.4% and advertising tax. Pertumbuhan usaha provider internet juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Instalasi jaringan kabel fiber optic sering menyebabkan kemacetan, rusaknya infrastruktur dan kesembrawutan. Dengan demikian keberadaan kabel provider internet harus diatur oleh pemerintah agar tidak menimbulkan permasalahan serta dapat memberikan manfaat bagi pembangunan. Keberadaan jaringan Kabel Provider Internet berpotensi untuk Pendapatan Asli Daerah. Berdasarkan technical review terhadap Regulasi pajak daerah dan retribusi daerah untuk Provider Internet memiliki potensi yang tidak begitu luas. Dikarenakan penggantian Undang – Undang nomor 29 tahun 2008 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Undang – Undang nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah tidak memberikan ruang kepada pemerintah daerah dalam menambahkan Jenis Pajak Daerah dan Retribusi Daerah selain yang ditetapkan Undang-Undang. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan potensi Pendapatan Asli Daerah bersumber dari Provider Internet yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir adalah Dana Bagi Hasil PPh 21 WPOPDN sebesar 8,4% dan Pajak Reklame.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Hotel dan Wisma Berbasis Web di Kota Tembilahan Danna Suraya; Dwi Yuli Prasetyo; Ilyas Ilyas
Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 8 No 2 (2023): Vol 8 No 2 - 2023
Publisher : STIMIK Bina Bangsa Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51717/simkom.v8i2.138

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat dan dinamis di era globalisasi saat ini, dan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan yang sangat diperlukan di semua lapisan masyarakat. Banyaknya hotel dan wisma yang ada di Kota Tembilahan membuat pengunjung kesulitan untuk menemukan tempat yang sesuai dengan kebutuhan. Kurangnya promosi tempat penginapan untuk memperkenalkan mengenai hotel dan wisma yang mereka miliki kepada masyarakat dan pengunjung. Langkah-langkah yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah mulai dari mengindetifikasi masalah hingga kesimpulan dalam mengembangkan web GIS hotel dan wisma menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall dan analisa PIECES dengan pemodelan UML (Uniefied Modeling Language). Sistem menjadi media promosi untuk hotel dan wisma karena didalam sistem tersebut memuat informasi lengkap mengenai tempat tersebut. Dengan adanya sistem ini dapat menghemat waktu yang dihabiskan dalam perjalanan mencari hotel dan wisma sebab dapat menemukan tujuan hanya melalui smartphone sehingga tidak perlu bingung untuk mencari tempat tujuan.