Miftahul Rizkiah Haling
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KONSEP HIJAB DALAM TAFSIR JALALAIN: TINJAUAN TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG PAKAIAN DAN PENUTUP AURAT WANITA Akmir, Akmir; Miftahul Rizkiah Haling; Diah Ramadhani; Indah Saputri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir Jalalin yang ditulis oleh dua ulama terkemuka, Jalaluddin al-Mahari dan Jalaluddin as-Suyuti, merupakan kumpulan ayat Alquran yang berkaitan dengan hijab dan menutupi area intim wanita. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tekstual untuk menyelidiki bagaimana Tafsir Jalalin menjelaskan makna hijab dalam konteks sosial dan keagamaan saat itu. Analisis menunjukkan bahwa Tafsir Jalalain menekankan pentingnya hijab sebagai simbol kesopanan dan perlindungan bagi wanita Muslim, dan sebagai ekspresi identitas dan ketaatan terhadap perintah Allah. Penelitian ini juga membandingkan pandangan Tafsir Jalalin dengan pandangan para ahli tafsir lainnya guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tafsir hijab dalam Islam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tafsir Jalalin menyajikan pandangan yang seimbang antara norma sosial dan hukum syariah ketika memahami kewajiban berhijab bagi wanita muslim.
SPIRITUAL AND AESTHETIC DIMENSIONS OF TARTIL AND TILAWAH: A STUDY OF THEMATIC INTERPRETATION Miftahul Rizkiah Haling; Syam, Nurfadhilah; Mukmin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41888

Abstract

This research aims to examine the concepts of tartil and tilawah in the Qur'an and to identify the values contained within them through a thematic interpretation (maudhu’i) approach. The phenomenon of Qur'an recitation in society still tends to focus more on technical aspects, such as fluency and the beauty of the recitation, while the aspects of understanding and internalizing Qur'anic values have not become a primary concern. The method used is qualitative research with a literature study approach, with the main data consisting of Qur'anic verses related to tartil and tilawah, such as QS. al-Muzzammil [73]: 4, QS. al-Furqān [25]: 32, QS. al-Baqarah [2]: 121 and 129, QS. Fāṭir [35]: 29, QS. Āli ‘Imrān [3]: 113, QS. Yūnus [10]: 61, and QS. an Naml [27]: 92, which are analyzed through Tafsir Ibnu Katsīr, Tafsir al-Mishbah, and Tafsir al Jalālain. The results of the study indicate that tartil means reading the Qur'an slowly, orderly, and in accordance with the rules of tajwid, while tilawah encompasses reading accompanied by understanding, contemplation (tadabbur), and the practice of Qur'anic values. The values contained within it include precision, devotion, sincerity, faith, and moral responsibility. This research emphasizes that tartil and tilawah serve not only as reading techniques but also as means of fostering Qur'anic character that touches upon spiritual, intellectual, and social dimensions.