Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Lean Hospital Untuk Mengidentifikasi Waste Kritis Pada Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Rafflesia Dias Sinta Kusumawati; Dinda Sri Rahayu; Deno Harmanto; Liza Putri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 14 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lean hospital satu upaya terus menerus untuk mengeliminasi pemborosan (waste) dan meningkatkan nilai tambah (value added) baik dalam bentuk barang maupun jasa agar memberikan nilai kepada pelanggan. Petugas yang melakukan pelayanan sering melakukan waste yaitu segala masalah yang muncul dan menghambat perkerjaan serta tidak mencerminkan bantuan dan nilai tambahbagi pasien saat proses penyembuhan pasien. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengatahui waste kritis padal pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan di Rumah Sakit Rafflesia Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 11 orang petugas pendaftaran pasien rawat jalan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diolah secara univariat. Alat yang digunakan kuisioner dan wawancara dengan pengamatan secara langsung dengan subjek 10 petugas pendaftaran dan 1 kepala instalasi rekam medis. Rumah Sakit Rafflesia waste yang paling tinggi yaitu waste defect yang di persentasekan mencapai 22% berupa petugas tidak mengisi data pasien dengan lengkap dan waste yang paling rendah yang paling rendah yaitu waste motion sebesar 6,1% berupa petugas mencari berkas, alat tulis, dan lain-lain serta petugas bergerak tidak leluasa dikarenakan ruangan atau jalan yang sempit. Akar penyebab waste defect kurangnya pelatihan petugas dalam penggunaan SIMRS, waktu kerja yang padat dan belum adanya standar atau SOP yang mengatur tentang pengisiab SIMRS serta volume pasien yang tunggi. Diharapkan petugas melakukan pelatihan tentang pendaftaran pasien rawat jalan dan manajemen rumah sakit membuat kebijakan atau SOP tentang pengisian SIMRS pendaftaran pasien rawat jalan.
PENGUATAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI VIDEO EDUKASI Siska Iskandar; Maritta Sari; Nengke Puspita Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Dimas Dewa Darma
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3214

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi sosial remaja berkebutuhan khusus melalui penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model kegiatan edukatif, partisipatif, dan multimedia melalui tiga tahapan, yaitu pemutaran video edukasi, simulasi (role play), serta refleksi dan penguatan diri yang diterapkan selama enam pertemuan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kerja sama, empati, komunikasi, dan kontrol diri dengan rata-rata peningkatan 29,25%, disertai perubahan perilaku positif seperti siswa lebih aktif menyapa, mampu meminta bantuan dengan sopan, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam aktivitas sekolah. Simpulan. bahwa video edukasi efektif digunakan sebagai media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri remaja berkebutuhan khusus, serta dapat diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pembelajaran sosial-emosional di sekolah luar biasa.