Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Shaker Exercise Dalam Mengatasi Gangguan Disfagia Pada Pasien Stroke Nengke Puspita Sari; Maritta Sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.77

Abstract

Stroke diakibatkan karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga menyebabkan gangguan pasokan darah, oksigen dan nutrisi di otak menurun sehingga terjadi kerusakan jaringan otak. Kondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga menggakibatkan seorang penderita akan mengalami hilang kekuatan otot (hemiplegia), hingga  kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparesis) yang menimbulkan kesulitan menelan (disfagia). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan terapi shaker exercise dalam mengatasi gangguan disfagia pada pasien stroke. Metodelogi penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan rancangan asuhan keperawatan dilakukan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan menelan (disfagia) sedang menjadi disfagia ringan ditandai dengan pasien mampu menghabiskan porsi makan. Untuk gangguan mobilitas fisik belum teratasi namun pasien sudah mampu melakukan mobilisasi dari posisi tidur ke posisi duduk. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah shaker exercise berpengaruh terhadap penurunan gangguan menelan pada penderita stroke.
Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Pagar Dewa Provinsi Bengkulu Maritta Sari; Nengke Puspita Sari; Weni Sulastri
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.508

Abstract

Lansia adalah lanjutan tahapan proses kehidupan individu memiliki ciri khusus yakni menurunnya fungsi organ tubuh, menurunnya fungsi dan sistem tubuh secara fisiologis. Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami perubahan otot, tulang dan sendi. Terjadi kemunduran dan perubahan morfologis pada otot menyebabkan perubahan fungsional otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitas dan fleksibilitas otot. Masalah yang sering terjadi pada lansia dikenal dengan sindromgeriatri. Sindromgeriatri merupakan Penurunan keseimbangan pada lansia meningkatkan risiko jatuh hingga 2,9 kali atau hampir 3 kali lipat dibanding lansia yang tidak mengalami penurunan keseimbangan. Kejadian jatuh pada lansia bisa berdampak serius mulai dari cedera ringan hingga mengalami kecacatan, disabilitas dan dapat menyebabkan kematian. Upaya yang dapat dilakukan untuk untuk menurunkan risiko jatuh pada lansia perlu dilakukan latihan Tandem Walking Exercise. Tandem Walking adalah Jalan tandem (tandem stance) merupakan metode gerakan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot pada daerah musqle quadriceps, dimana musculo quadriceps merupakan salah satu anggota tubuh yang bertugas untuk meluruskan lutut dan menekuk hip (panggul) Jalan tandem merupakan salah satu dari jenis latihan keseimbangan (balance exercise). Metodologi penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design Populasi dalam penelitian ini adalah 30 lansia yang mengalami sindromgeriatri di Panti Tresna Werdha. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan resiko jatuh pada lansia dengan analisis bivariate menggunakan Wilcoxon Test didapatkan p value = 0,005 yang berarti ada pengaruh pemberian intervensi Tandem Walking Exercise terhadap resiko jatuh pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu.
PENGUATAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI VIDEO EDUKASI Siska Iskandar; Maritta Sari; Nengke Puspita Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Dimas Dewa Darma
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3214

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi sosial remaja berkebutuhan khusus melalui penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model kegiatan edukatif, partisipatif, dan multimedia melalui tiga tahapan, yaitu pemutaran video edukasi, simulasi (role play), serta refleksi dan penguatan diri yang diterapkan selama enam pertemuan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kerja sama, empati, komunikasi, dan kontrol diri dengan rata-rata peningkatan 29,25%, disertai perubahan perilaku positif seperti siswa lebih aktif menyapa, mampu meminta bantuan dengan sopan, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam aktivitas sekolah. Simpulan. bahwa video edukasi efektif digunakan sebagai media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri remaja berkebutuhan khusus, serta dapat diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pembelajaran sosial-emosional di sekolah luar biasa.
MEMBANGUN KETERAMPILAN BERBASIS SUMBER DAYA ALAM LOKAL: PELATIHAN KERAJINAN KULIT KERANG DAN SISIK IKAN Maritta Sari; Siska Iskandar; Nengke Puspita Sari; Rizka Wahyu Utami; Weni Sulastri; Indaryani, Indaryani; Fatih Hibatullah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3238

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membangun keterampilan masyarakat Kelurahan Malabero dalam mengolah sumber daya alam lokal berupa kulit kerang dan sisik ikan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Metode pengabdian yang digunakan berupa pelatihan praktik (hands-on training) yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi selama satu bulan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam membuat berbagai produk kerajinan, peningkatan pendapatan ekonomi dari penjualan produk, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah laut secara berkelanjutan. Simpulan, Bahwa pelatihan keterampilan berbasis sumber daya alam lokal efektif dalam memberdayakan masyarakat pesisir secara ekonomi dan lingkungan meskipun masih terdapat tantangan dalam penyediaan bahan baku dan fasilitas produksi.