Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat interaksi sosial remaja berkebutuhan khusus melalui penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model kegiatan edukatif, partisipatif, dan multimedia melalui tiga tahapan, yaitu pemutaran video edukasi, simulasi (role play), serta refleksi dan penguatan diri yang diterapkan selama enam pertemuan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kerja sama, empati, komunikasi, dan kontrol diri dengan rata-rata peningkatan 29,25%, disertai perubahan perilaku positif seperti siswa lebih aktif menyapa, mampu meminta bantuan dengan sopan, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam aktivitas sekolah. Simpulan. bahwa video edukasi efektif digunakan sebagai media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial, kemandirian, dan kepercayaan diri remaja berkebutuhan khusus, serta dapat diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pembelajaran sosial-emosional di sekolah luar biasa.
Copyrights © 2025