Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN MODERASI BERAGAMA DALAM MENANGGULANGI PERILAKU BULLYING DI KALANGAN PELAJAR Syalwa, Ana Tiara; Kholifah, Afiyatun
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1281-1293

Abstract

Bullying behavior among students is a serious problem in the education world that can have negative impacts on students' psychological and social development. One effective approach to addressing this phenomenon is by reinforcing the values of religious moderation. Religious moderation emphasizes a stance of tolerance, appreciation of differences, and the enforcement of justice and humanity values, which supports the creation of a safe and inclusive school environment. This research aims to explore the role of religious moderation in preventing and reducing bullying behavior among students. In this study, the researcher uses a literature study method with a descriptive approach, which involves the collection of data, examination, and analysis of various sources of literature. The findings of this study reveal that instilling values of moderation through various learning activities, extracurricular activities, and the exemplary behavior of teachers can shape students' characters to be tolerant, empathetic, and to steer clear of both verbal and physical violence. Thus, religious moderation plays a very important and significant role in efforts to prevent and educate against bullying in the school environment.
Dampak Globalisasi terhadap Nilai-Nilai Keislaman dalam Pendidikan Agama Islam Adinda Zahrah; Putri, Deliana; Safira, Alya; Kholifah, Afiyatun
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2025): November : Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i4.1478

Abstract

Globalization is a major phenomenon that brings rapid changes in the mindset, behavior, and culture of society, including students in formal educational settings. This condition presents significant challenges for Islamic Religious Education, which plays a crucial role in shaping character and internalizing Islamic values. This study aims to analyze how globalization influences students’ understanding, attitudes, and practices of Islamic values, as well as how Islamic Religious Education can respond adaptively to these changes. This research employs a qualitative approach using a literature study method that reviews books, scholarly articles, and relevant documents related to globalization, Islamic education, and character formation. Data were analyzed through processes of collection, classification, and interpretation to identify patterns of global influence on Islamic values. The findings reveal that globalization offers two major impacts: opportunities for the development of religious literacy through technological and informational access, and threats in the form of external values such as hedonism, individualism, and decreasing religious sensitivity. These findings highlight the need for educational strategies that balance the use of technology with the reinforcement of Islamic character, including the integration of Islamic values into digital-based learning, strengthening teacher role modeling, and habituating moral behavior within school activities. The implications of this study emphasize the importance of innovation in Islamic Religious Education to maintain the relevance of Islamic values amid the ongoing developments of globalization.
RELIGIOUS MODERATION IN ISLAMIC EDUCATION LEARNING: COMPARATIVE INSIGHTS FROM TWO PESANTREN-ORIENTED SCHOOLS Rahman, Abdul; Djubaedi, Dedi; Sahrodi, Jamali; Duryat, Masduki; Kholifah, Afiyatun
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i01.10062

Abstract

This study is motivated by the importance of strengthening religious moderation values through pesantren-based Islamic Religious Education (PAI) in addressing moral and social challenges within educational environments. Pesantren-based schools have the potential to instill the values of tawassuth (moderation), tasamuh (tolerance), tawazun (balance), and i’tidal (justice) through instructional processes and institutional culture. However, differences in the level of pesantren integration within educational institutions influence how these values are internalized. This study aims to analyze differences in the planning, implementation, and evaluation of religious moderation value internalization at SMK Mekanika Buntet Pesantren and SMA IT Akmala Sabila in Cirebon Regency, as well as to identify supporting and inhibiting factors. This research employs a qualitative phenomenological approach involving school principals, Islamic Religious Education teachers, and students as participants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion verification. The findings indicate that pesantren system integration supports a more structured internalization of moderation values through religious habituation, teacher role modeling, and institutional culture. This study highlights the importance of integrating pesantren values into Islamic Religious Education to support the development of moderate and ethical student character.
Analisis Model Pendidikan Dunia terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Husnulloh, Alfiah Ilmi; Istiqomah, Dalilah Nira; Anastasya, Arum; Kholifah, Afiyatun
EduGrows: Education and Learning Review Vol. 2 No. 1 (2026): Education
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/edugrows.v2i1.190

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi berbagai model pendidikan dunia seperti Finlandia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi elemen kunci keberhasilan model pendidikan global serta mengevaluasi relevansi dan kemungkinan adaptasinya dalam konteks pendidikan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan dunia memiliki karakteristik umum berupa profesionalisme guru yang tinggi, kurikulum berbasis kompetensi, asesmen autentik, dukungan teknologi yang kuat, serta budaya belajar yang kolaboratif. Dibandingkan dengan Indonesia, masih terdapat kesenjangan pada kualitas guru, pemerataan infrastruktur pendidikan, serta konsistensi pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan Indonesia membutuhkan keselarasan antara kebijakan, implementasi, dan evaluasi secara berkelanjutan. Implikasinya, Indonesia dapat mengadopsi praktik global yang terbukti berhasil melalui adaptasi sesuai konteks lokal. Penelitian ini menyarankan penguatan pelatihan guru berkelanjutan, percepatan pemerataan infrastruktur digital, dan pengembangan budaya belajar yang partisipatif sebagai fondasi menuju sistem pendidikan yang lebih unggul.
Tantangan dan Peluang Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Digital Humairoh, Aminah Nur; Kholifah, Afiyatun
Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights Vol. 1 No. 2 (2025): Multidisciplinary Studies on Education, Agriculture, and Social Resilience in C
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/nexus.v1i2.79

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Masyarakat berkomunikasi, memperoleh informasi, serta membangun pemahaman keagamaan. Di satu sisi, ruang digital memberi peluang bagi tersebarnya nilai-nilai moderasi beragama secara lebih luas, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa maraknya intoleransi, ujaran kebencian, dan penyebaran paham keagamaan yang ekstrem. Kondisi ini menuntut adanya strategi yang tepat dalam memperkuat moderasi beragama agar tetap relevan di Tengah derasnya arus informasi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis tantangan serta peluang penerapan moderasi beragama di era masyarakat digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur terkait moderasi beragama, perkembangan masyarakat digital, serta fenomena sosial-keagamaan yang berkembang di ruang daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama moderasi beragama di ruang digital adalah mudahnya penyebaran konten radikal, minimnya literasi digital masyarakat, serta polarisasi yang di picu oleh algoritma media sosial. Namun demikian, terdapat peluang besar berupa pemanfaatan teknologi untuk dakwah moderat, penguatan jejaring komunitas lintas iman, serta penyebaran konten edukatif yang menekankan nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan. Dengan demikian, moderasi beragama di era digital menuntut kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan literasi digital keagamaan serta menghadirkan konten positif yang mampu menyeimbangkan arus informasi.
PENGARUH PEMBELAJARAN PAI TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA KELAS XII DI SMAN 1 TEGALWARU Lestari, Anggita; Muzakki, Iqbal Amar; Kholifah, Afiyatun
Tasyri’: Jurnal Tarbiyah – Syari’ah Islamiyah Vol 33 No 01 (2026): April 2026
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/fb5x8w45

Abstract

In the context of modern education, Islamic Religious Education (PAI) is an important tool for fostering the development of morals and character of students as a whole. This study aims to determine the influence of Islamic Religious Education (PAI) teaching on the moral growth of grade XII students of SMAN 1 Tegalwaru. The background of this study is the importance of the role of PAI in fostering moral and spiritual values ​​of students at the senior high school level, especially in dealing with moral difficulties experienced by students. The approach used is quantitative, and data were collected through a closed questionnaire compiled using indicators of PAI learning variables and student morality. The Spearman Rank correlation test was used to evaluate the results of the analysis showed a strong correlation between student moral development and Islamic Religious Education learning, with a significance level of 0.000 (p <0.05) and a correlation coefficient of 0.753. This shows the great influence of understanding Islamic Religious Education on student values. This study emphasizes the importance of maximizing Islamic Religious Education learning through the use of application-based, contextual, and exemplary methods.