Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The role of public relations in handling communication crises in public institutions Asfar, Andi Hasryningsih; Cintana, Dea; Mahwi, Shelina; Amanda , Amanda; Zakia, Mikail Rizqi; Alamsyah, Muhammad Ghondur
Jurnal Sosial, Sains, Terapan dan Riset (Sosateris) Vol. 14 No. 1 (2025): Sosateris
Publisher : Intitute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/p8ycnd35

Abstract

This study aims to analyze the role of public relations (PR) in handling communication crises in public institutions. The focus of the study includes the communication strategies implemented, the effectiveness of messages delivered to the public, and the challenges faced in maintaining public trust during crisis situations. The research method used a qualitative approach with in-depth interviews and document analysis in several public institutions experiencing communication crises. The results show that the success of crisis management is greatly influenced by the ability of PR to build fast, accurate, and transparent communication. A planned communication strategy, information transparency, and good internal coordination have been proven to be able to reduce the negative impact of crises and restore the image of public institutions. The findings also reveal that the greatest challenges for PR lie in limited communication resources and internal resistance to changes in communication strategies during crises. Based on these findings, it can be concluded that the role of PR is not only to convey information, but also as a strategic actor that determines the success of public institutions in overcoming communication crises and maintaining public trust. Therefore, strengthening the capacity and professionalism of PR is a crucial factor in ensuring the communication resilience of public institutions in the future.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI INOVASI ALAT TANAM BENIH BERBASIS PIPA PVC UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENANAMAN DI KP. CIPANON, DESA TANJUNGJAYA, KECAMATAN PANIMBANG, KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN Hasryningsih Asfar, Andi; Mahwi, Shelina; Nabilah, Najla; Muhammad Frihas, Fathir; Saripan; Fazri, Deni; Mahendra, Yoga
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4894

Abstract

Pertanian merupakan sektor utama bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Pandeglang, Banten. Namun, petani di Kampung Cipanon, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, masih menghadapi kendala rendahnya efisiensi penanaman benih yang dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan pemborosan waktu, tenaga kerja, serta ketidakseragaman jarak dan kedalaman tanam yang berimplikasi pada rendahnya produktivitas. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa KKN Universitas Bina Bangsa berupaya menghadirkan solusi melalui inovasi alat tanam benih berbasis pipa PVC yang sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani dalam analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga evaluasi alat. Proses pembuatan alat melibatkan pemotongan pipa PVC berbagai ukuran, pemasangan pegas dan batang kayu sebagai mekanisme pendorong, serta tabung penampung benih dari pipa berdiameter 2 inch. Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat ini mampu menekan waktu penanaman 100 lubang dari 45 menit dengan 2 tenaga kerja menjadi 20 menit dengan 1 tenaga kerja. Selain efisiensi, kualitas tanam lebih seragam sehingga mendukung pertumbuhan tanaman optimal. Program ini juga berdampak pada pemberdayaan petani karena mereka dilibatkan langsung dalam perakitan dan penggunaan alat, sehingga mampu mengembangkan keterampilan teknis dan kemandirian. Dengan biaya pembuatan kurang dari Rp150.000, inovasi ini terbukti layak, ekonomis, serta berpotensi direplikasi di wilayah agraris lainnya. Kesimpulannya, inovasi alat tanam berbasis pipa PVC mampu meningkatkan efisiensi penanaman, mendukung produktivitas pertanian, dan memperkuat keberdayaan masyarakat petani.