Ba’ru, Periyent
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Air Bersih dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Keluarga dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lamasi Timur Wati Barakka, Agustiel; Ryadinency, Resty; Ba’ru, Periyent
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 2 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/janhgt90

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang singnifikan, ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dari  standar usianya, dan seringkali diperparah oleh infeksi berulang. Kondisi ini menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif anak, serta dapat berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Di wilayah kerja Puskesmas Lamasi Timur, angka stunting menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dari tahun 2022 hingga 2024. Kualitas air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) keluarga diidentifikasi sebagai faktor kunci yang mempergaruhi kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh penggunaan air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) keluarga terhadap kejadian stunting pada wilayah kerja puskesmas lamasi timur. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 50 balita stunting sebagai sampel, dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisi menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 95%. Ditemukan pengaruh signifikan antara penggunaan air bersih (p = 0,015) dan PHBS keluarga (p = 0,003) dengan kejadian stunting pada balita. Intervensi yang berfokus pada peningkatan akses air bersih dan edukasi PHBS sangat krusial untuk pencengahan stunting di wilayah kerja puskesmas lamasi timur.
Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Tenaga Kesehatan dalam Pemilahan Limbah Infeksius dan Noninfeksius Akmal; Ryadinency, Resty; Ba’ru, Periyent
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 4 No. 1 (2025): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/xp213y26

Abstract

Limbah rumah sakit berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara signifikan jika limbah infeksius dan non-infeksius tidak dipisahkan dengan baik. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan, lama masa kerja, ketersediaan fasilitas, dan kebijakan berhubungan dengan perilaku tenaga kesehatan dalam memisahkan limbah infeksius dan non-infeksius di Instalasi Bedah Sentral dan Departemen PONEK RSUD Sawerigading, Palopo, pada tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian adalah 34 tenaga kesehatan (perawat dan bidan) yang bekerja di Instalasi Bedah Sentral dan Departemen PONEK RSUD Sawerigading, Palopo, dengan menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan nilai p sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki nilai p sebesar 0,000, lama layanan memiliki nilai p sebesar 0,228, fasilitas memiliki nilai p sebesar 0,023, dan kebijakan memiliki nilai p sebesar 0,017. Pendidikan, ketersediaan fasilitas, dan kebijakan berhubungan dengan perilaku pemilahan sampah infeksius dan non-infeksius. Sementara itu, lama layanan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pemilahan sampah infeksius dan non-infeksius.