Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Ringan di SDN Wates 02 Usman Bayu Prihantara; Desi Wulandari; Rika Oktavia Hartari; Dyah Pramesti Mustikasari; Laely Ayu Candra Sasqia; Fatmawati, Dilla; Dwi Maryani Devi Rohmawati; Devi Riana Putri; Farah Fauzia Zahra; Melyna Putri Viola
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 3 (2023): September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i3.226

Abstract

This study aims to develop an educational program on providing relief for minor injuries at SDN Wates 02. Minor injuries are common occurrences that require proper handling to prevent infections and further complications. However, a lack of knowledge and skills in administering first aid for minor injuries can lead to more serious health problems. The research method used is a developmental study with a qualitative approach. Data were collected through training sessions conducted for grade V students at SDN Wates 02 by the service team from the KSR SUB UNIT PGSD FIPP UNNES. An educational program was developed that includes information about various types of minor injuries, proper handling measures, and the importance of maintaining hygiene. The program also involves hands-on demonstrations and simulations of minor injury situations. These simple steps make it easier for students to master and understand how to perform first aid for minor injuries. The results of the training showed that this educational program was effective in improving the knowledge and skills of grade V students at SDN Wates 02 in providing first aid for minor injuries. This program successfully attracted enthusiastic participants, raising awareness about the significance of proper treatment for minor injuries and providing a solid foundation for dealing with daily injuries. Therefore, to optimize this program, it is recommended to conduct regular evaluations and updates to ensure that the information and knowledge provided are always in line with the latest developments in providing relief for minor injuries. Additionally, collaboration between schools and other parties, such as medical personnel, is also necessary to enhance the effectiveness of this educational program.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA Devi Riana Putri; Sabrina Amanda Liani; Susilo Tri Widodo; Andayani
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.783

Abstract

Pendidikan Pancasila di tingkat Sekolah Dasar seringkali dihadapi dengan kesulitan pemahaman materi yang kompleks. Penyajian materi yang hanya mengandalkan metode ceramah dapat menjadikan suasana pembelajaran kurang menarik, sehingga berpotensi mempengaruhi pencapaian hasil belajar para siswa. Untuk menangani permasalahan tersebut, penelitian melaksanakan penerapan model pembelajaran Jigsaw pada pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran jigsaw dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SDN Purwoyoso 01 yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan hasil observasi, tes, dan angket kegiatan pembelajaran. Siklus pertama mencapai ketuntasan 67% dengan rata-rata nilai 77,9 dengan kendala implementasi yang diatasi pada siklus kedua. Siklus kedua, ketuntasan meningkat menjadi 92% dengan rata-rata nilai 86,25. Hal tersebut menunjukkan efektivitas model Jigsaw. Observasi dan refleksi membantu mengatasi kendala pada siklus kedua, memastikan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa penerapan model Jigsaw memberikan peningkatan pada pencapaian hasil belajar siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila di tingkat SD, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran yang lebih partisipatif dan hasil yang lebih baik.