Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Zakat Mal Law in the Islamic Political Economic System Tatha Amelia Fretika; Lailatul Fitria; M Firdaus Tri Kuncoro; Mashudi
Al-Iffah: Journal of Islamic Sciences Research Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/iffah.v1i1.3

Abstract

Implementation of zakat mal law in the Islamic economic system is an effort to realize social and economic justice. Zakat mal is an obligation for Muslims who have certain wealth, and its collection and distribution are regulated by sharia principles. In the context of Islamic economics, zakat mal plays a role as an instrument to reduce economic disparities, overcome poverty, and strengthen social solidarity. The process of implementing zakat mal involves zakat institutions that are responsible for collecting and distributing the zakat. Transparency and accountability are key in running this system, by ensuring that zakat funds are distributed in accordance with sharia provisions to support the welfare of the community. In addition, the government has a role in creating regulations that support the practice of zakat mal, providing incentives for companies and individuals who contribute significantly. Implementation of zakat mal law also requires education for the community so that understanding of the importance of zakat as an integral part of the Islamic economic system increases. Thus, zakat mal can be an effective instrument to achieve the goals of Islamic economics, namely justice, balance, and the welfare of the community as a whole.
TREN PRODUK KOSMETIK HALAL STUDI PENENTUAN PEMILIHAN PADA GENERASI Z Karimatul Amaliyah; Andini Maulidya; Noer Cahya Khoirony; M Firdaus Tri Kuncoro; Lailatul Maghfiroh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tgqbyj81

Abstract

Industri kosmetik halal di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran terhadap produk yang sesuai prinsip syariah, etika, dan keberlanjutan. Tren ini semakin kuat di kalangan Generasi Z yang bersifat digital, kritis, dan peduli pada nilai spiritual serta sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren produk kosmetik halal studi penentuan pemilihan pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini mengkaji tren dan elemen-elemen penentu perilaku konsumen dalam konteks kosmetik halal. Hasil kajian menunjukkan bahwa keputusan Generasi Z dipengaruhi oleh aspek religius, nilai etika, keberlanjutan, dan kepercayaan merek, sementara sertifikasi halal, media sosial, dan influencer memperkuat minat beli. Kosmetik halal dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern yang menggabungkan nilai spiritual dan kepedulian lingkungan. Temuan ini mendukung relevansi model Extended Theory of Planned Behavior dengan tambahan variabel digital engagement dan sustainability value. Tambahan: Selain itu, perkembangan teknologi digital semakin memudahkan Generasi Z dalam melakukan pencarian informasi, membandingkan produk, dan menilai kredibilitas suatu brand sebelum memutuskan pembelian. Preferensi mereka juga dipengaruhi oleh kampanye pemasaran yang transparan, inovasi formulasi yang aman, serta komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Generasi Z cenderung memilih produk yang tidak hanya halal, tetapi juga ramah lingkungan, cruelty-free, serta memiliki nilai sosial yang jelas. Peningkatan produksi kosmetik halal oleh brand lokal turut memperluas pilihan dan memperkuat rasa bangga konsumen terhadap produk dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa tren kosmetik halal tidak hanya bersifat religius, tetapi juga dipicu oleh perpaduan antara nilai modernitas, kesadaran etis, dan literasi digital yang semakin matang.