Tarigan, Nosita Br.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Injil dan Pluralitas Budaya Asia: Studi Narator Matius 28:19-20 Harming, Harming; Ginting, Alex Stefanus; Hu, Samuel Abdi; Tarigan, Nosita Br.
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v6i2.217

Abstract

This study analyzes the narrative of Matthew 28:19-20—known as the Great Commission—in the context of Asian cultural plurality using a translational model and narrative hermeneutic approach. The main focus of the research is how gospel texts can be translated and interpreted in a relevant and contextual way in the midst of the diversity of cultures, languages, and traditions in Asia. Through qualitative methods and document analysis, this study identifies the importance of understanding local cultures, contextualizing the gospel message, and the role of the church in building cross-cultural dialogue. The results of the study show that effective discipleship and evangelism require collective community involvement, adaptation to the challenges of the digital age, and a reinterpretation of the dimensions of baptism and teaching to remain relevant to the needs of modern society. This research recommends inclusive and adaptive evangelistic strategies, and emphasizes the importance of building intercultural relationships of mutual respect to realize the church's universal and contextual mission. Abstrak:Penelitian ini menganalisis narasi Matius 28:19-20-yang dikenal sebagai Amanat Agung-dalam konteks pluralitas budaya Asia dengan menggunakan pendekatan model translasi dan hermeneutik naratif. Fokus utama penelitian adalah bagaimana teks Injil dapat diterjemahkan dan diinterpretasikan secara relevan dan kontekstual di tengah keragaman budaya, bahasa, dan tradisi di Asia. Melalui metode kualitatif dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi pentingnya pemahaman budaya lokal, kontekstualisasi pesan Injil, serta peran gereja dalam membangun dialog lintas budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuridan dan penginjilan yang efektif memerlukan keterlibatan komunitas secara kolektif, adaptasi terhadap tantangan era digital, serta pemaknaan ulang dimensi baptisan dan pengajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini merekomendasikan strategi penginjilan yang inklusif dan adaptif, serta menekankan pentingnya membangun hubungan saling menghargai antarbudaya untuk mewujudkan misi gereja yang universal dan kontekstual.Kata Kunci: Injil, Matius, penginjilan, gereja.
Harmoni Etika: Titik Temu Nilai-nilai Kristiani dan Wasathiyah Muhammadiyah Suriadi, Agus; Sukmana, Oman; Saputro, Darmanto; Tarigan, Nosita Br.; Damanik, Fritz Hotman Syahmahita
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 10, No 2 (2025): April 2026 (In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v10i2.1759

Abstract

Abstract. This research is motivated by the importance of building the social harmony in a multicultural society through an interfaith ethical approach. The main objective of this study is to explore the intersection of ethical values between Christian teachings and the principles of Wasathiyah Islam within the Muhammadiyah movement. This research was conducted by a qualitative method with a literature review approach, utilizing a comparative theological perspective and interfaith dialogue theory. The result showed that the values of justice, compassion, tolerance, and social responsibility form the shared ethical foundation between Christianity and Wasathiyah Islam.Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membangun harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural melalui pendekatan etika lintas agama. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi titik temu nilai-nilai etika antara ajaran Kristen dan prinsip Wasathiyah Islam dalam gerakan Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka dengan menggunakan perspektif teologi komparatif dan teori dialog antaragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keadilan, kasih, toleransi, dan tanggung jawab sosial menjadi landasan etika bersama antara kekristenan dan wasathiyah Islam.