Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KENDALA PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KEJAKSAAN NEGERI KOTA MOJOKERTO Vina Andriyana; Suniyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3yc37y43

Abstract

Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) merupakan salah satu bentuk kejahatan konvensional yang paling sering terjadi di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Mojokerto. Kejahatan ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil bagi korban, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kendala yang dihadapi Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto dalam penanganan perkara curanmor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta ditunjang dengan data empiris dari aparat penegak hukum dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala utama dalam penanganan perkara curanmor, antara lain kesulitan memperoleh alat bukti dan keterangan saksi akibat rasa takut terhadap ancaman pelaku, koordinasi yang belum optimal antara penyidik dan jaksa penuntut umum, serta keterbatasan sumber daya manusia dan sarana pendukung di lingkungan kejaksaan. Meskipun demikian, Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan efektivitas penanganan perkara melalui penguatan koordinasi antarinstansi penegak hukum, perlindungan terhadap saksi dan korban, serta penerapan sistem administrasi berbasis teknologi untuk mempercepat proses penuntutan.
KONSULTASI BANTUAN HUKUM GRATIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DESA BATAH BARAT Moh. Soleh; Ariska Mirandany; Vina Andriyana; Khoirunisa’ Rofikho
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/spej0020

Abstract

Akses terbatas terhadap layanan hukum dan rendahnya literasi hukum tetap menjadi tantangan utama bagi komunitas pedesaan di Indonesia. Banyak masalah hukum seperti sengketa tanah, konflik warisan, dan perjanjian perdata seringkali tidak terselesaikan karena kurangnya pemahaman dan ketakutan terhadap biaya hukum. Studi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsultasi bantuan hukum gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan warga Desa Batah Barat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk observasi lapangan, sesi konsultasi hukum, bantuan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan warga yang berkonsultasi terutama mengenai sengketa tanah dan masalah hukum perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultasi bantuan hukum gratis secara signifikan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban hukum, mendorong penyelesaian sengketa secara hukum, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya dokumentasi hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program konsultasi hukum gratis efektif sebagai strategi pendidikan hukum awal dan harus terus didukung untuk memperkuat kesadaran hukum dan akses ke keadilan di daerah pedesaan.