Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Produk Kreatif Kebahasaan Berbasis Sintaksi Sebagai Promosi Cagar Budaya Jatinegara Kaum Miftahulkhairah Anwar; Nurbiana Dhinie; Helvy Tiana Rosa; Fajar A Nugroho; Muhammad Rayhan; Renadini Nurfitri; Annisa Dhea Nurbaity
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatinegara Kaum merupakan salah satu wilayah binaan unggulan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang terletak di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kawasan ini merupakan salah satu kawasan bersejarah di Jakarta karena terdapat beberapa peninggalan benda cagar budaya, yaitu Masjid Assalafiyah, Makam Pangeran Jayakarta, dan Makam Pangeran Sanghyang yang berada dalam satu kawasan. Kesakralan cagar budaya ini membuat kawasan ini dijadikan sebagai tempat wisata rohani. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan permasalahan prioritas, yaitu promosi cagar budaya dan literasi informasi yang belum optimal. Bidang promosi cagar budaya dan literasi informasi sangat berkaitan erat karena keduanya membutuhkan aspek kebahasaan sebagai media penguatan.  Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan aspek kebahasaan sebagai sarana untuk mengedukasi dan mempromosikan keberadaan serta nilai penting Cagar Budaya Jatinegara Kaum. Fokus kajian diarahkan pada pengolahan produk kreatif kebahasaan yang berbasis pada pemanfaatan struktur sintaksis sebagai landasan dalam menciptakan teks yang efektif, komunikatif, dan estetis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah pendekatan interdisipliner dan pemberdayaan sumberdaya lokal untuk mengembangkan produk kreatif.  Kegiatan ini menghasilkan sejumlah produk kebahasaan yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Jatinegara Kaum, tetapi berpotensi membuka peluang wirausaha berbasis bahasa. Abstract Jatinegara Kaum, located in Kecamatan Pulogadung, East Jakarta, has been designated as one of the flagship community development areas of Universitas Negeri Jakarta (UNJ). The area holds historical and cultural significance as it is home to several heritage sites, including Masjid Assalafiyah, Makam Pangeran Jayakarta, and Makan Pangeran Sanghyang, all of which are situated within one complex. The sacred character of these sites has elevated Jatinegara Kaum into a destination for spiritual tourism. However, a situational analysis revealed pressing challenges, particularly the limited promotion of cultural heritage and the inadequate development of information literacy. These two issues are interrelated since both rely heavily on linguistic dimensions as a medium for strengthening public awareness and engagement. In response, this program seeks to employ linguistic approaches as a strategic tool for educating communities and promoting the significance of Jatinegara Kaum’s cultural heritage. The focus is directed toward the creation of creative linguistic products that are grounded in syntactic structures, enabling the production of texts that are effective, communicative, and aesthetically engaging. The method adopted combines an interdisciplinary approach with the empowerment of local resources. The program generated various linguistic products that not only reinforce the cultural identity of Jatinegara Kaum but also open potential pathways for language-based entrepreneurship.  
Tanggapan Anies Baswedan Mengenai Pengentasan Kemiskinan di Utasan Platform X Annisa Dhea Nurbaity
Indonesian Journal of Applied Linguistics Review Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Applied Linguistics Review
Publisher : Program Studi Magister Linguistik Terapan UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijalr.62.03

Abstract

Poverty is a structural issue that continues to be a persistent discourse in Indonesia. Social media, especially the X platform (formerly Twitter), has become a new space for political figures to convey their narratives, including poverty-related issues. This article analyzes the discourse strategy of Anies Baswedan, former Governor of Jakarta and 2024 presidential candidate, in a thread dated May 3, 2025, which addresses the causes and solutions of poverty. Using a qualitative case study approach, the research examines 14 tweets through Halliday’s Systemic Functional Linguistics (2014) and Fairclough’s Critical Discourse Analysis framework (2003). The findings indicate that Anies frames poverty as a structural problem that requires empathetic and systemic solutions. His discourse strategy emphasizes inclusivity, empathy, and public appreciation. Anies positions himself as someone who understands social inequality and proposes practical solutions based on his leadership experience in Jakarta. Thus, the discourse he constructs is not only informative but also socially and politically persuasive and the provided solution may serve as a basis for formulating faires social policies.
Literasi Visual Orang Dewasa dalam Konteks Sastra: Sebuah Tinjauan Pustaka Annisa Dhea Nurbaity; Eva Leiliyanti; Novi Anoegrajekti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7401

Abstract

Membaca visual menjadi keterampilan penting di abad ke-21 yang menekankan informasi visual. Oleh karena itu, diperlukan adanya literasi visual untuk dapat berpikir kritis, kreatif, dan reflektif dalam menafsirkan makna visual, khususnya pada sastra. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis kajian literatur mengenai literasi visual dalam konteks sastra untuk melihat proses pemaknaan dan perkembangan kognitif pembaca. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan  data penelitian berupa artikel jurnal dan buku akademik yang relevan dengan topik literasi visual, multimodalitas,, persepsi, dan sastra yang dipublikasikan dalam tiga puluh tahun terakhir. Hasil sintesis menunjukkan bahwa literasi visual dalam sastra berfungsi sebagai kognitif-interpretatif yang memungkinkan pembaca dewasa mengintegrasikan unsur visual dan verbal, mengaitkannya dengan pengalaman emosional, dan membangun makna secara kritis. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan memperluas kajian literasi visual pada sastra dari perspekrif orang dewasa. Penelitian ini juga dapat menjadi landasan pembelajaran sastra berbasis multimodalitas.