Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL SNOWBALL THROWING: STRATEGI MENINGKATKAN KETERAAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN Sri Mulyani Rusli; Siti Lutfiyah; Vani Wulandari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31879

Abstract

Speaking is a core competency in language learning that students often struggle to master due to a lack of confidence and limited oral expression. The Snowball Throwing model, as a cooperative learning strategy, offers an interactive approach to address this challenge. Through a literature review, this article examines the theoretical basis, implementation steps, benefits, and challenges of the Snowball Throwing model in improving students' speaking skills, based on academic literature. The purpose of this study is to improve students' speaking skills using the Snowball Throwing learning model and to determine students' responses to the Snowball Throwing learning model in Indonesian language learning.
Pelanggaran Etika Jurnalistik Dalam Pemberitaan Pesantren Di Televisi Nasional: Analisis Etika Komunikasi pada Program Xpose Uncensored Trans7 Fauziah, Azmiya; Emely Laury Simamora; Lia Khoerunisa; Vani Wulandari
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i2.216

Abstract

Media televisi memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik melalui proses konstruksi realitas sosial. Namun, dalam praktiknya, orientasi industri media terhadap rating dan kepentingan komersial sering kali memunculkan pelanggaran etika jurnalistik, khususnya dalam pemberitaan isu sensitif seperti agama dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran etika jurnalistik dalam pemberitaan pesantren pada program Xpose Uncensored Trans7 tahun 2024 dengan menggunakan perspektif etika komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku komunikasi, Kode Etik Jurnalistik, serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) Komisi Penyiaran Indonesia. Analisis dilakukan melalui kerangka teori tanggung jawab sosial pers, teori framing, dan etika deontologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan Trans7 mengandung pelanggaran terhadap prinsip akurasi, keberimbangan, dan penghormatan terhadap martabat kelompok sosial. Framing yang digunakan cenderung menyudutkan pesantren melalui narasi bernada nyinyir dan visualisasi yang provokatif, sehingga berpotensi membentuk stigma negatif terhadap lembaga pendidikan Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan etika jurnalistik dan tanggung jawab sosial media dalam menjaga kualitas informasi serta kepercayaan publik.