Maya Putriwan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN SIBALIPARRIQ UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA PADA PENDIDIKAN ABAD KE-21 Maya Putriwan; Muhiddin Palennari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35414

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang model pembelajaran SIBALIPARRIQ sebagai inovasi berbasis kearifan lokal Mandar untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa pada pendidikan abad ke-21. Model ini dikembangkan berdasarkan nilai-nilai budaya seperti solidaritas, amanah, loyalitas, respect, dan inklusivitas yang selaras dengan prinsip pembelajaran kolaboratif modern. Kajian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode tinjauan pustaka sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang membahas pendidikan berbasis budaya, kolaborasi, dan keterampilan abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran dapat memperkuat keterampilan kolaborasi, empati sosial, dan tanggung jawab peserta didik. Model pembelajaran SIBALIPARRIQ menawarkan kerangka konseptual yang menghubungkan identitas budaya dengan tujuan pendidikan modern, sehingga menjadi dasar kontekstual bagi pembelajaran kolaboratif yang berkelanjutan.
Perspektif Realisme terhadap Pemanfaatan Artificial Intelligence pada Pembelajaran Abad 21 Maya Putriwan; Ismail
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran abad 21 melalui perspektif filsafat realisme. Realisme sebagai aliran filsafat pendidikan menekankan pentingnya kenyataan objektif, pengalaman empiris, dan pengetahuan berbasis bukti, sehingga memiliki relevansi kuat dengan tuntutan pembelajaran modern yang menekankan penguasaan kompetensi abad 21. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan menelaah buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2025, dengan prioritas literatur terbaru (2020 ke atas). Analisis dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, untuk mengevaluasi keterkaitan antara realisme, AI, dan pembelajaran abad 21. Hasil kajian menunjukkan bahwa realisme menekankan pentingnya pembelajaran yang berbasis pada fakta dan pengalaman nyata, sementara pembelajaran abad 21 menuntut penguasaan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi (4C). AI berfungsi sebagai instrumen aplikatif yang mampu menghadirkan pengalaman belajar berbasis data nyata, simulasi realistis, serta materi adaptif sesuai kebutuhan siswa. Integrasi AI dalam pembelajaran tidak hanya memperkuat prinsip realisme, tetapi juga mendukung tercapainya kompetensi 4C secara lebih efektif. Integrasi realisme, AI, dan pembelajaran abad 21 membentuk pendekatan pendidikan yang faktual, relevan, dan adaptif terhadap tantangan global. Penelitian ini menegaskan bahwa AI tidak sekadar teknologi, tetapi sarana yang merealisasikan prinsip realisme dalam praktik pembelajaran modern, sekaligus memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran, kurikulum, dan kebijakan pendidikan di era digital.
Systematic Literature Review: Tren Penggunaan dan Efektivitas Media Pembelajaran Digital Dalam Konteks Pendidikan Abad Ke-21 Maya Putriwan; Sumarni; Elisa; Arifah Novia Arifin; Nur Aisyah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2746

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam pemanfaatan media pembelajaran digital sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penggunaan, jenis media, efektivitas, serta implikasi media pembelajaran digital melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari basis data Scopus pada rentang tahun 2020–2025 dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, sehingga terpilih 58 artikel relevan dari 92 artikel hasil seleksi awal. Analisis tren publikasi menunjukkan peningkatan signifikan penelitian tentang media pembelajaran digital pasca-pandemi COVID-19, dengan pergeseran fokus dari penggunaan Learning Management System (LMS) konvensional menuju media inovatif seperti augmented reality (AR), mobile learning, dan gamifikasi. Hasil sintesis literatur mengungkap bahwa AR menjadi media paling dominan (21%), diikuti oleh LMS (16%) dan mobile learning applications (12%), yang menunjukkan pergeseran menuju pembelajaran berbasis pengalaman imersif. Sebanyak 85% artikel melaporkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar, motivasi, dan keterlibatan peserta didik. Meskipun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital pendidik masih menjadi tantangan utama. Temuan ini menegaskan bahwa tren penggunaan media pembelajaran digital berperan strategis dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 (4C), mendorong pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik, serta memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan pendidikan digital yang berkelanjutan.