Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam pemanfaatan media pembelajaran digital sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penggunaan, jenis media, efektivitas, serta implikasi media pembelajaran digital melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari basis data Scopus pada rentang tahun 2020–2025 dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, sehingga terpilih 58 artikel relevan dari 92 artikel hasil seleksi awal. Analisis tren publikasi menunjukkan peningkatan signifikan penelitian tentang media pembelajaran digital pasca-pandemi COVID-19, dengan pergeseran fokus dari penggunaan Learning Management System (LMS) konvensional menuju media inovatif seperti augmented reality (AR), mobile learning, dan gamifikasi. Hasil sintesis literatur mengungkap bahwa AR menjadi media paling dominan (21%), diikuti oleh LMS (16%) dan mobile learning applications (12%), yang menunjukkan pergeseran menuju pembelajaran berbasis pengalaman imersif. Sebanyak 85% artikel melaporkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar, motivasi, dan keterlibatan peserta didik. Meskipun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital pendidik masih menjadi tantangan utama. Temuan ini menegaskan bahwa tren penggunaan media pembelajaran digital berperan strategis dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 (4C), mendorong pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik, serta memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan pendidikan digital yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025