Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keterlibatan Seni Tari dan Identitas Nasional Generasi Muda: Perbandingan Tari Tradisional, Tari Modern, dan Non-Tari Caroline, Gabriella Dinna; Kurnia, Angelica Nathania; Stephanie, Stephanie; Putri, Herviana Haruko Tadia; Tiatri, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mempercepat arus globalisasi budaya dan membuka akses tanpa batas bagi generasi muda terhadap berbagai produk budaya asing. Media sosial dan komunitas daring menjadi ruang utama pertukaran budaya lintas negara, memungkinkan nilai-nilai global diinternalisasi dengan cepat ke dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena ini terlihat jelas pada dominasi budaya populer Korea Selatan melalui K-pop, yang berperan dalam membentuk identitas sosial baru di kalangan generasi muda Indonesia. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap melemahnya keterikatan generasi muda pada identitas nasional. Di sisi lain, seni tari tradisional Indonesia dipandang memiliki potensi dalam memperkuat identitas nasional karena memuat nilai simbolis, historis, dan filosofis yang menjadi fondasi kebudayaan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat identitas nasional antara generasi muda yang terlibat dalam seni tari tradisional, seni tari modern, dan kelompok non-tari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif. Analisis inferensial dilakukan menggunakan statistik non-parametrik untuk menguji perbedaan tingkat identitas nasional antarkelompok. Partisipan penelitian terdiri dari generasi muda berusia 18-25 tahun yang dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan keterlibatan dalam kegiatan seni tari. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris mengenai peran keterlibatan budaya lokal dalam pembentukan identitas nasional serta menjadi dasar bagi kebijakan pelestarian budaya tradisional di tengah tantangan globalisasi budaya.
KAITAN PERSEPSI GANGGUAN MENTAL DENGAN STRES AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Hastuti, Rahmah; Wahyono, Dhamodhara; Caroline, Gabriella Dinna
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6861

Abstract

This study investigated the link between the perception of mental disorders and academic stress in 206 Jakarta junior high school students, aged 11–15. Employing a quantitative correlational method, the research found a significant positive relationship between the two variables (rs = 0.543, p < 0.05). Perceptions related to depression, anxiety, and academic pressures like workload and time constraints were all positively correlated with academic stress. Interestingly, female students demonstrated a higher perception of mental disorders than males, though academic stress levels did not differ significantly by gender. However, no significant difference was found in academic stress levels between males and females. These findings underscore the need for targeted interventions. They provide a valuable foundation for mental health practitioners, educators, and parents to develop strategies that mitigate the negative impact of these perceptions on student well-being, thereby supporting adolescent mental health and overall quality of life.