Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Prabowo–Gibran 2024 Election campaign strategy from Tan Malaka’s Madilog perspective : Strategi kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024 dalam perspektif Madilog Tan Malaka Arnis Desgita Eka Putri; Maizia Hariyanti Zahra; Mohammad Rayhan Hidayat; Sayyid Verrel; Sisilia Candra Tridjaja; Fathur Rizqi Ramadhan; Jerry Indrawan
Jurnal Politik Indonesia (Indonesian Journal of Politics) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpi.v11i2.75606

Abstract

This study analyzes the campaign strategy of Prabowo Subianto and Gibran Rakabuming Raka in the 2024 presidential election through Tan Malaka’s Madilog philosophical framework, aiming to uncover fundamental contradictions between political rationality and contemporary mysticism in Indonesian democracy. By employing a philosophical-critical approach and a hermeneutic method, this research uses the three pillars of Madilog (Materialism, Dialectics, and Logic) as tools for systematic analysis of modern electoral phenomena. The findings reveal that the pair’s electoral success was achieved through strategies diametrically opposed to Madilog’s principles: substantive policy has been replaced by symbolic manipulation, advanced technology is used to perpetuate political irrationality, and a “modern mystical logic” dominates, obscuring the critical thinking of the masses. Paradoxically, the public’s skeptical response to the campaign promises reflects an intuitive application of Madilog’s principles by society, highlighting a gap between the people’s critical awareness and the quality of political discourse among the elite. Keywords: Madilog; Political Communication; campaign; electoral rationality; Prabowo-Gibran
Peran Komunitas JubirWarga dalam Menyalurkan Aspirasi Warga melalui X-Petisi Warga Livia Audy Salsabila; Anindhi Ramadhani; Mohammad Rayhan Hidayat; Aniqotul Ummah; Teddy Chrisprimanata Putra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11356

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Jubir Warga sebagai perantara berbasis komunitas dalam menyalurkan aspirasi masyarakat perkotaan melalui X-Petisi Warga. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara tingginya ekspresi digital warga, khususnya generasi muda, dengan terbatasnya kemampuan institusi politik formal dalam menerjemahkan ekspresi tersebut menjadi respons kebijakan yang nyata. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan memanfaatkan dokumentasi wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, catatan proposal, jejak media sosial, serta literatur yang relevan mengenai politik perkotaan, partisipasi digital, ruang publik, dan hak atas kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jubir Warga berfungsi sebagai penerjemah sipil yang menghimpun keluhan sehari-hari masyarakat, menyederhanakan bahasa advokasi, memperluas ruang diskusi informal, serta menghubungkan aspirasi warga dengan jalur birokrasi melalui narasi berbasis data dan policy brief. Namun, advokasi yang dilakukan masih menghadapi tantangan berupa respons birokrasi yang belum merata, lemahnya mekanisme tindak lanjut, keterbatasan sumber daya, serta risiko perhatian publik di ruang digital yang cepat meredup sebelum berubah menjadi tekanan institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa X-Petisi Warga relevan sebagai model alternatif partisipasi perkotaan, tetapi memerlukan penguatan verifikasi, jaringan warga yang berkelanjutan, serta jalur akuntabilitas yang lebih jelas.