Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Taman Dasawisma Lengkuas sebagai Upaya Peningkatan Ruang Hijau dan Edukasi Lingkungan di Nagari Tanjung, Kabupaten Sijunjung ramadhani, Selsa; Parma Dewi, Ika; Restu Ramadhani Sopali, Dhea; Zahrand, Emirro; Marlina, Gita; Dwi Nova, Naila; Ramadan , Remil; Sarita Joana, Tasya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3806

Abstract

the creation of the Dasawisma Lengkuas park in Nagari Tanjung, Koto VII Subdistrict, Sijunjung Regency, is partof the KKN program of Universitas Negeri Padang in 2025. The goal of this activity is to improve environmental qualityby creating green spaces that can be utilized by the community for education and recreation. This park involved more than100 participants from various segments of the community, including women, youth, and local residents, who participatedin the planning, construction, and maintenance of the park. A total of 10 plants, including fruit trees, flowers, andornamental plants, were successfully planted. The outcomes include increased public awareness about the importance ofmaintaining green spaces, the creation of opportunities for gardening and plant care, and improved air quality around thepark. The park also serves as an educational tool for the local children and residents on environmental conservation. Theactive involvement of the community in park management demonstrates the success of the participatory model in sustainablegreen space development, contributing to improved quality of life and better environmental management. In conclusion, thispark project successfully established a green space that is ecologically, socially, and economically beneficial for the NagariTanjung community.
Pelatihan Penguatan Kapasitas Pedagogi Literasi Spasial Guru Geografi Menggunakan Pendekatan OPTIC-SCRAP Susetyo, Bigharta Bekti; Caesario, Dipo; Luthfi, Zaky Farid; Edial, Helfia; Wahyudi, Rino; Marlina, Gita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1809

Abstract

Pendidikan geografi pada materi litosfer memerlukan alat bantu deskriptif seperti peta yang dapat dielaborasi dengan teknologi geospasial. Namun, pada pelaksanaannya peserta didik masih mengartikan alat bantu tersebut hanya sebagai simbol visual-spasial, mengabaikan informasi analisis spasial komprehensif lain yang lebih dalam. Temuan lain di lapangan juga mengarah pada adanya ketergantungan pada hafalan, sedangkan geografi membutuhkan penalaran kritis, analitis, dan sistematis, terutama dalam mengevaluasi fitur-fitur yang digambarkan pada peta. Di sisi lain, guru diharapkan mengelaborasi dengan deep learning untuk pemrosesan informasi materi pembelajaran geografi secara utuh. Tujuan dari pengabdian ini untuk penguatan kapasitas pedagogi guru dalam mengembangkan keterampilan literasi dan analisis spasial geografi peserta didik. Metode pengabdian menggunakan pelatihan partisipatif (participatory action research) dengan guru yang aktif melakukan kegiatan pelatihan dengan tahapan planning (persiapan), taking action-observation (pelaksanaan) dan reflection-evaluation (refleksi-evaluasi). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa literasi spasial guru meningkat dengan nilai N-Gain 0,64 (sedang). Pada aktivitas pembelajaran, guru dapat mengembangkan soal berbasis literasi spasial OPTIC-SCRAP, serta guru dapat merancang dan mengembangkan aktivitas pembelajaran kelas secara interaktif menggunakan sumber data spasial, yakni peta geologi. Implikasi dari kegiatan yang sudah dilakukan, pelatihan literasi spasial berbasis OPTIC-SCRAP membantu guru memanfaatkan alat bantu deskriptif geografi, yang membuat pembelajaran semakin kontekstual dan relevan dengan perkembangan teknologi, khususnya teknologi geospasial dengan analisis citra dan peta.