Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hakikat Peserta Didik Dalam Perspektif Pendidikan Modern Dan Teknologi Digital Vici Ananda Putri; Aida Nurindah Silalahi; Dian Ayu Cahyaningrum; Linardo Pratama
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 11 (2025): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat peserta didik dalam perspektif pendidikan modern yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital. Dengan menggunakan metode literatur review, penelitian ini menganalisis berbagai teori, konsep, dan temuan penelitian terdahulu yang relevan untuk memahami posisi peserta didik dalam konteks pembelajaran abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik tidak lagi dipandang sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek aktif yang memiliki potensi, kreativitas, kemandirian, serta kemampuan literasi digital yang penting dalam proses pembelajaran. Teknologi digital juga membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi, gaya belajar, serta akses peserta didik terhadap sumber belajar yang lebih luas dan fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam mengenai karakteristik peserta didik menjadi dasar penting bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang adaptif, relevan, dan selaras dengan tuntutan pendidikan modern.
Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Kolaborasi Mahasiswa Aida Nurindah Silalahi; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to explore various ways constructivism can help students collaborate in college learning. Traditional teaching methods remain a major issue in this research. This method makes students passive recipients of information, which hinders interaction and group work. Using a literature study methodology, this research investigates a number of scientific articles published between 2010 and 2024. These articles were found thru the Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, and ERIC databases. The research results indicate that the constructivist approach has the ability to enhance social interaction among students, active learning mechanisms, group discussions, and opportunities for independent knowledge construction. Additionally, research has shown that strategies such as problem-based learning, project-based learning, and inquiry-based learning, which are based on constructivism, have the potential to create a conducive learning environment. Furthermore, previous research has indicated that strategies like problem-based learning, project-based learning, and inquiry-based learning, rooted in constructivism, have the capacity to foster a more collaborative and participatory learning environment. Therefore, this research confirms that the constructivist approach is a useful theoretical foundation for promoting student collaboration and supporting 21st-century skills. Keywords: Constructivism,Collaborative Learning, Student Collaboration, Higher Education, Active Learning   Abstrak Artikel ini beertujuan untuk mempelajari berbagai cara konstruktivisme dapat membantu siswa bekerja sama dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Metode pembelajaran tradisional masih menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Metode ini membuat siswa menjadi penerima informasi pasif, yang menghambat interaksi dan kerja sama kelompok. Menggunakan metodologi studi literatur, penelitian ini menyelidiki sejumlah artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2010 dan 2024. Artikel-artikel ini ditemukan melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme memiliki kemampuan untuk meningkatkan interaksi sosial antar siswa, mekanisme pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan kesempatan untuk membangun pengetahuan secara mandiri. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran berbasis pertanyaan yang berbasis konstruktivisme memiliki kemampuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Selain itu, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran berbasis pertanyaan berbasis konstruktivisme memiliki kemampuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif dan partisipatif. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan konstruktivisme merupakan landasan teoretis yang berguna untuk mendorong kolaborasi siswa dan mendukung kemampuan abad ke-21. Kata kunci: Konstruktivisme, Pembelajaran Kolaboratif, Kolaborasi Mahasiswa, Pendidikan Tinggi, Pembelajaran Aktif.