Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seroprevalensi Toxoplasma gondii pada Hewan Ternak Sapi di Kota Bandar Lampung Riska Wulandari; Johns Fatriyadi Suwandi; Hanna Mutiara; Sulinawati Sulinawati; Rizki Hanriko
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toksoplasmosis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa yaitu Toxoplasma gondii. Penularan Toxoplasma gondii ke manusia dapat melalui dua cara yaitu kongenital dan didapat. Penularan dengan cara didapat merupakan penularan yang tersering yaitu dengan cara termakan kista yang terdapat pada daging sapi yang dimasak tidak matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seroprevalensi toxoplasmosis pada sapi yang berada di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode serologi aglutinasi yaitu ToMAT dengan menggunakan dua kit yaitu kitmerah dan kit biru. Terdapat 63 sampel yang positif terinfekesi Toxoplasma gondii, dari 63 sampel tersebut 18 diantaranya kemungkinan mengalami infeksi akut. Seroprevalensi Toxoplasma gondii pada hewan ternak sapi diBandar Lampung adalah sebesar 92,65%.Kata kunci: Hewan ternak sapi, Seroprevalensi, Toxoplasmosis, Zoonosis
Promosi Kesehatan tentang Pencegahan Gangguan Musculokeletal pada Petani di Kecamatan Metro Utara Lampung Fitria Saftarina; Roro Rukmi Windi Perdani; Dyah Wulan Sumekar RW; Johns Fatriyadi Suwandi; Muhamad Faris Nuuruddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29247

Abstract

Gangguan Musculoskeletal  merupakan masalah kesehatan kerja yang sering dialami petani akibat postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas fisik berat, dan kurangnya pengetahuan pencegahan cedera. Berdasarkan penelitian, 70,4% petani di Kecamatan Metro Utara mengalami keluhan Musculoskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai postur kerja ergonomis, gizi kerja, dan manfaat peregangan, serta melakukan skrining keluhan Musculoskeletal dan pengukuran status gizi. Metode yang digunakan ialah pendekatan Pengkajian Pedesaan Partisipatif dengan melibatkan kelompok tani, Puskesmas Banjarsari, dan Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Metro Utara. Sebanyak 30 petani berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil skrining didapatkan sebesar 23% mengalami hipertensi, Gula Darah Sewaktu ≥200 mg/dl sebesar 6,7% dan obesitas sebesar 6,7%. Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari rata-rata 59,8 menjadi 76,4 (p<0,05). Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dan media edukasi berupa leaflet ergonomi bagi petani. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani serta menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan kerja di sektor pertanian.