Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN EKSPRESIF PADA NOVEL RAHASIA SALINEM KARYA BRILLIANT YOTENEGA DAN WISNU SURYANING ADJI Harisah Fitri; Niken Oktaviani; Dini Rahmawati
Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2024): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sakabahasa.v1i4.399

Abstract

The author's experiences are expressed in the literary works he creates. This research aims to analyze the expressive approach in the novel Rahasia Salinem by examining the relationship between the author's personal experience and the expressive elements that appear in the work. The expressive approach emphasizes the role of the author as a creator of literary works that reflects his thoughts, emotions and personal experiences in the text. This research uses qualitative methods with library study data collection techniques and document analysis. Meanwhile, content and biographical analysis techniques as well as hermeneutic analysis are used to understand the meaning contained in the novel. The results of this research show that the author's life experiences significantly influence the development of characters, plot and themes in this novel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan ekspresif dalam novel Rahasia Salinem dengan menelaah hubungan antara pengalaman pribadi pengarang dan unsur-unsur ekspresif yang muncul dalam karya tersebut. Pendekatan ekspresif menekankan peran pengarang sebagai pencipta karya sastra yang mencerminkan pemikiran, emosi dan pengalaman pribadinya dalam teks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatid dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dan analisis dokumen. Sedangkan untuk teknik analisis isi dan analisis biografi serta hermeneutik untuk memahami makna yang terkandung dalam novel. Hasil penelitian ini menunjukkan pengalaman hidup pengarang memengaruhi secara signifikan terhadap perkembangan karakter, alur, dan tema dalam novel ini.
Analisis Semiotika Pernikahan Adat Jawa Dalam Film “Mantan Manten” Handini Rahmawati; Try Annisa Lestari; Azril Azril; Rizki Akbar Mustopa; Niken Oktaviani
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 9, No 1 (2026): VOLUME 9, NUMBER 1 July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v9i1.9004

Abstract

Film adalah suatu bentuk karya seni baru yang memiliki kekuatan luar biasa dalam menjangkau hampir semua segmen sosial. Hal ini menjadikan film sebagai media yang berpotensi menyampaikan pesan kepada publik. Daya jangkau film, sebagai suatu media audio-visual, memiliki pengaruh emosional dan popularitas yang besar. Film Mantan Manten merupakan film yang mengangkat tradisi pernikahan adat Jawa yang membawa isu sosial gender. Melalui film ini, karakter perempuan digambarkan sebagai subjek narasi yang aktif dan membawa pesan gender feminisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna kode semiotika mengenai representasi pernikahan adat Jawa dalam level realitas, level representasi dan level ideologi. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske berdasarkan kode-kode televisi yang terbagi ke dalam tiga level yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai isu sosial gender pada level realitas melalui kode penampilan, tata rias, kostum, cara bicara, lingkungan dan perilaku. Pada level representasi nilai-nilai feminisme ditunjukkan melalui kode kamera, karakter, aksi, konflik dan dialog. Pada level ideologi mewakili isu gender sosial yang diterapkan pada film Mantan Manten. Khsusnya dalam pernikahan yang kerap berhubungan dengan perempuan dan sistem patriaki yang hingga kini masih melekat di adat Jawa, bahkan Indonesia sendiri. Hasil penelitian juga menunjukkan bagaimana cara sebuah film merepresentasikan adat tradisi pernikahan Jawa di dalam modernitas.
Kajian Psikolinguistik: Hubungan Penggunaan Bahasa dan Pola Pikir Masyarakat Sunda dalam Menafsirkan Cerita Visual Tanpa Teks Rizki Akbar Mustopa; Try Annisa Lestari; Harisah Fitri; Niken Oktaviani
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 8, No 2 (2025): Volume 8, Number 2 December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v8i2.8084

Abstract

Bahasa dan pikiran memiliki hubungan yang resiprokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana hubungan antara bahasa dan pikiran dalam perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis dekriptif. Data dalam penelitian ini berupa rekaman suara responden ketika menceritakan kumpulan gambar. Kumpulan gambar tersebut membentuk sebuah alur cerita yang tersusun dalam sebuah buku cerita visual tanpa teks berjudul “Saat Pertamaku Punya Adik Bayi”. Responden penelitian ini yaitu masyarakat Sunda di provinsi Jawa Barat yang meliputi masyarakat desa Cimanglid, desa Lebak Muncang, kelurahan Ledeng, dan kelurahan Isola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan timbal balik antara bahasa Sunda yang dituturkan responden dalam bercerita dan pikiran/pandangan hidup responden sebagai masyarakat Sunda. Pola pikir responden terlihat melalui kecenderungan  menggunakan kalimat pasif, penggunaan kata panginten ‘mungkin’, penggunaan kata ganti orang ketiga, dan penggunaan istilah khas Sunda.