p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prima Eksakta
Shofiyantin, Maulidia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove Kampung Blekok Di Desa Klatakan Kabupaten Situbondo Rizky, Amelia; Shofiyantin, Maulidia; Aziza, Defi; Astutik, Rani Yulia; Firmananda, Felian
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i1.4103

Abstract

Peraturan Bupati Situbondo Nomor 13 Tahun 2017 menetapkan Desa Wisata Blekok sebagaikawasan konservasi mangrove ekowisata. Disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan pendudukdan kurangnya informasi dari masyarakat di sekitar hutan mangrove, hutan mangrovemengalami penurunan sebesar lima puluh persen dalam waktu kurang dari tiga puluh tahun.Jika kualitas dan jumlah mangrove menurun, hal itu dapat berdampak pada kelangsunganhidup masyarakat sekitar dan ekosistem yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu,pertimbangan ini harus dipertimbangkan sebagai acuan dalam pemanfaatan jasa lingkungandi wilayah yang terdiri dari hutan mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untukmenentukan nilai manfaat ekonomi ekosistem mangrove secara keseluruhan, langsung, tidaklangsung, dan opsional. Wawancara dan observasi digunakan sebagai data primer, dan studiliteratur digunakan sebagai data sekunder. Manfaat langsung dari tangkapan kepiting bakaudan ikan mencapai Rp.62.520.000 setiap tahun, dan penggunaan tidak langsung daripembuatan pemecah gelombang mencapai Rp. 63.366.000,00 setiap tahun. Hutan mangroveKampung Blekok menghasilkan Rp. Rp.127.080.773,28 nilai ekonomi setiap tahun.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA USAHATANI BAWANG MERAH (Allium Cepa Var. Ascalonicum) DI DESA WONOKOYO KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Shofiyantin, Maulidia; Suhesti, Endang; Untari, Wiwik Sri
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7692

Abstract

Bawang Merah merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun usahatani ini menghadapi risiko produksi, harga, dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keuntungan serta risiko produksi, harga, dan pendapatan pada usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari 23 responden petani bawang merah yang dipilih secara purposivedan dianalisis menggunakan analisis biaya, pendapatan, dan koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo tergolong menguntungkan, dengan nilai R/C ratio sebesar 12,8. Risiko produksi memiliki nilai CV sebesar 0,66, risiko harga sebesar 0,023, dan risiko pendapatan sebesar 0,69, yang seluruhnya berada di bawah nilai 1, menunjukkan bahwa tingkat risiko tergolong rendah hingga sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa data empiris dari wilayah yangbelum banyak dikaji serta menambahkan dimensi analisis risiko harga secara kuantitatif dalam usahatani bawang merah.