Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

When Defense Technologies Meet Human Experience: Evaluating the UX of F-16 Strikes, BM-21 Rockets, and White Phosphorus in the Thailand–Cambodia Conflict Alya, Syariefa; Jandhana, I.B Putra; Basworo, Gregorius Henu
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 4 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v4i11.15714

Abstract

This study examines civilian experiences during the 2025 Thailand–Cambodia border conflict using a User Experience (UX) approach. Through diary studies and the experience sampling method (ESM), supported by an adapted HEART framework, the research shows that F-16 strikes created anticipatory fear, BM-21 rockets disrupted essential daily activities, and white phosphorus caused long-term trauma and reduced trust in state institutions. The findings highlight that military technology assessment must consider humanitarian impacts and civilian experiences rather than focusing solely on tactical effectiveness.
Evaluasi dan Transformasi Model Bisnis Divisi Alat Berat PT Pindad Menggunakan Business Model Canvas dan Analisis SWOT Fikri, Muhammad Khalil; Basworo, Gregorius Henu; Yanto, Sri; Pedah, Febryano Handayani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model bisnis Divisi Alat Berat PT Pindad (Persero) dan menyusun rancangan model bisnis baru yang adaptif serta berkelanjutan berdasarkan analisis Business Model Canvas (BMC) dan SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung serta studi dokumentasi terhadap laporan tahunan perusahaan periode 2020-2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa Divisi Alat Berat PT Pindad memiliki ketergantungan yang tinggi pada proyek pemerintah, fluktuasi pendapatan signifikan, dan kandungan lokal produk yang masih rendah. Berdasarkan analisis SWOT Matrix, disusun strategi baru meliputi diversifikasi pasar ke sektor swasta dan ekspor, peningkatan kandungan lokal produk, penerapan konsep equipment-as-a-service, serta digitalisasi layanan purna jual berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi diversifikasi pasar, efisiensi produksi, serta penguatan layanan digital menjadi faktor kunci bagi Divisi Alat Berat PT Pindad untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing di masa depan.