Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KEBIJAKAN PUBLIK PERTAHANAN NEGARA INDONESIA Asma Aulia Zikra Hanum Ardi; Timbul Siahaan; IB Putra Jandhana
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.3 KB) | DOI: 10.53866/jimi.v2i1.40

Abstract

This research is analytical descriptive research. The purpose of this study is to explain and analyze Indonesia's national defense public policy from time to time. Formulating national defense public policies with appropriate and adaptive strategies in the implementation of national defense is an absolute requirement for realizing the independence of national defense and security. Public policy on national defense can guide and provide the nation in the future in facing various threats, disturbances, obstacles, and challenges that come and go, both military and non-military threats. Therefore, it is necessary to study the evolution of national defense public policy based on Indonesia's leadership so that it can be a reference in improving national defense in the future. The results of the study indicate that the more renewable National Defense Public Policy is following technological developments and the types of threats that are increasingly unpredictable, namely the National Defense Policy of 2018 and Presidential Regulation No. 8 of 2021 concerning the General Policy of National Defense for 2020-2024 which produces various strategic products including the National Defense Doctrine of 2021, National Defense Posture of 2021, National Defense Strategy of 2021, National Defense White Paper of 2021, MEF Adjustments, and MEF's TNI for 2020-2024
PERUBAHAN LANDASAN HUKUM INDUSTRI PERTAHANAN : UU INDUSTRI PERTAHANAN VS OMNIMBUS LAW Naafi Rahmatul Ummah Afifi; Ida Bagus Made Putra Jandhana; Khaerudin .
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.713 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3330

Abstract

Perubahan landasan hukum industri pertahanan yang sebelumnya adalah UU No 16 Tahun 2012 dengan adanya pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja, menyebabkan timbulnya revisi pada beberapa pasal yang terdapat di UU No 16 Tahun 2012. Oleh sebab itu perlu adanya pengkajian dan analisis mengenai perubahan landasan hukum industri pertahanan sebelum dan setelah pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Penelitian ini dirancang guna memperoleh jawaban atas pertanyaan bagaimana perubahanan landasan hukum industri pertahanan yang sebelumnya adalah UU No 16 Tahun 2012 menjadi UU Omnibus Law Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis untuk mengkaji atau menganalisis data sekunder yang berupa bahan-bahan hukum. Serta deskriptif analitis dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumen, dan studi arsip. Berdasarkan penelitian ini, pengesahan Undang-Undang Omnibus Law berpengaruh terhadap perubahan yang terjadi pada Undang-Undang industri pertahanan. Terdapat revisi beberapa pasal yaitu, perizinan usaha serta keikutsertaan swasta dalam bersaing dalam produksi alat utama dan kepemilikan modal, serta pengurangan kewenangan KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan).
PENGGUNAAN NANOMATERIAL DALAM TEKNOLOGI PERTAHANAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI PERTAHANAN INDONESIA Andy Ferdiyasto; Aries Sudiarso; I. B. Putera Jandhana; Sovian Aritonang; Afpriyanto Afpriyanto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3199-3206

Abstract

Penggunaan nanomaterial dalam teknologi pertahanan negara menawarkan peluang besar bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan populasi besar dan wilayah luas. Keunggulan nanomaterial, seperti berat ringan dan kekuatan tinggi, sensorik sensitif, dan efisiensi konversi energi, dapat meningkatkan efektivitas pertahanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk mengeksplorasi penggunaan nanomaterial dalam berbagai bidang pertahanan, termasuk alat pelindung diri, sistem sensor dan deteksi, material amunisi, serta pelapis dan pelindung kapal. Namun, pengembangan nanomaterial juga dihadapkan pada tantangan, seperti masalah keamanan, regulasi, dampak lingkungan, dan kerjasama antarlembaga. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat, termasuk penelitian komprehensif, regulasi yang jelas, mitigasi dampak lingkungan, dan kolaborasi yang kuat, untuk memastikan penggunaan nanomaterial yang aman dan berkelanjutan. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan daya saing industri pertahanan, memperkuat kemampuan pertahanan, dan menjaga kedaulatan serta keamanan negara di tengah perkembangan teknologi yang cepat.
MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS PADA LITBANG DEMI MENDUKUNG BUMN INDUSTRI PERTAHANAN Sunaryo Mad Arab; Ida Bagus Made Putra Jandhana; Ade Muhammad; Muhammad Afif Al Fayed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.3117-3123

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang pentingnya Pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas pada penelitian dan pengembangan untuk mendukung BUMN terutama industry pertahanan. Penelitian  menekankan peran dari sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam mendorong inovasi dan keterbaruan teknologi pada daya saing industry pertahanan. penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan kualitas SDM pada litbang industri pertahanan. Berdasarkan hasil analisis, strategi dan rekomendasi dapat dikembangkan untuk mengatasi masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan efektivitas SDM pada litbang industri pertahanan, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat.
PERAN BANDAR UDARA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DISTRIBUSI LOGISTIK INDUSTRI PERTAHANAN Jefri Bachtiar; I.B. Putra Jandhana; Timbul Siahaan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3375-3383

Abstract

Jurnal ini membahas peran infrastruktur bandar udara dalam distribusi logistik industri pertahanan di Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan distribusi logistik yang kompleks, terutama di sektor pertahanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk memahami peran bandar udara dalam proses distribusi logistik industri pertahanan. Beberapa faktor penting yang ditekankan meliputi investasi infrastruktur bandar udara, pemanfaatan teknologi informasi, kolaborasi industri, pelatihan sumber daya manusia dalam manajemen logistik, serta perencanaan strategis distribusi logistik. Infrastruktur bandar udara modern dengan fasilitas penyimpanan, gudang logistik, dan terminal kargo yang memadai menjadi elemen penting dalam mendukung distribusi peralatan militer dan sumber daya strategis lainnya. Kolaborasi antar sektor industri dan lembaga pertahanan akan mendukung penyediaan fasilitas dan layanan logistik yang lebih baik. Penempatan strategis bandar udara juga menjadi kunci penting dalam memastikan distribusi logistik yang efisien dan tepat waktu. Dukungan infrastruktur yang memadai akan meningkatkan efektivitas distribusi logistik industri pertahanan, sehingga industri pertahanan dapat beroperasi dengan efisiensi dan memastikan kehandalan pertahanan nasional di seluruh wilayah Indonesia.
STRATEGI JOINT DEVELOPMENT BADAN USAHA MILIK NEGARA INDUSTRI PERTAHANAN PROGRAM ALUTSISTA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN Sailenius Amelion Wihyawari; Aries Sudiarso; I. B Putra Jandhana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3228-3238

Abstract

Implementasi strategi Joint Development BUMNIP dalam sektor industri pertahanan melibatkan kolaborasi beberapa BUMN. Namun, perbedaan dalam kepentingan dan struktur organisasi setiap BUMN menyulitkan penyelarasan tujuan, strategi, dan keputusan bersama yang efektif dan efisien. Untuk mengatasi hal ini, BUMN industri pertahanan perlu menerapkan prinsip-prinsip GCG, memperkuat industri pertahanan nasional, dan mempertimbangkan kebijakan negara serta revitalisasi industri pertahanan. Selain itu, kerjasama pertahanan dan joint development dengan mitra dalam­ dan luar negeri, serta perkembangan kebijakan industri pertahanan juga perlu dipertimbangkan. Penggunaan drone dalam industri pertahanan, kemandirian alutsista, dan peran holding company juga menjadi faktor penting. Implementasi kebijakan pengadaan alutsista dalam kerangka MEF, strategi government relations, serta pembentukan kerjasama industri pertahanan dan pemberdayaan industri mikro dan kecil juga relevan. Konsep kerjasama industri pertahanan mitra laut, revitalisasi industri pertahanan melalui alih teknologi, dan pengembangan industri pertahanan mandiri juga diperlukan. Kerjasama dengan mitra seperti Korea Selatan, peningkatan kemampuan industri pertahanan untuk kemandirian, dan kerjasama Indonesia-Turki dalam pembuatan medium tank juga menjadi strategi penting bagi BUMN industri pertahanan
Analisis Potensi pengembangan kebijakan industri pertahanan dengan pendekatan Total Quality Management (TQM) pada PT.PAL: Analisis Potensi pengembangan kebijakan industri pertahanan dengan pendekatan Total Quality Management (TQM) pada PT.PAL andy ferdiyasto; Aries Sudiarso; IB Putra Jandhana; Fatmawati Fatmawati; Rudy AG Gultom
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 2 (2023): IJHESS OCTOBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i2.618

Abstract

This article discusses the analysis of potential defense industry policy development with the Total Quality Management (TQM) approach. The defense industry plays an important role in maintaining the security and sovereignty of a country. In the face of increasingly complex and dynamic security challenges, the product quality and competitiveness of the defense industry must be continuously improved. TQM has proven effective in improving performance and quality in various industrial sectors. This approach emphasizes continuous quality improvement and involves all members of the organization in process and product improvement. In the context of the defense industry, TQM is becoming increasingly relevant to achieve industrial independence and improve competitiveness in the global market. This research uses literature study, data analysis, and case studies of defense industries in several countries. This data is used to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats in developing the defense industry with a TQM approach. The results of this analysis are expected to contribute to policy makers and defense industry management in formulating strategies to improve the independence, efficiency and overall quality of the defense industry. By exploring the potential for developing defense industry policies with a TQM approach, the country can strengthen its defense capabilities, increase the contribution of the defense industry in supporting national security, and face the future with greater confidence and resilience. By exploring the potential of integrating the TQM approach into defense industry policies, this research strives to fortify a nation's defense capabilities. It also seeks to amplify the defense industry's role in bolstering national security. Consequently, this comprehensive analysis offers a blueprint for a future that promises increased self-assuredness and resilience, enabling the country to navigate evolving security challenges with confidence and adeptness.
Cyber Crime From Social Media Against Acts Of Terrorism In Papua Sunaryo Mad Arab; I.B. Putra Jandhana; Ade Muhammad; Muhammad Ihsan
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 2 (2023): IJHESS OCTOBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i2.707

Abstract

On various social media platforms, including Instagram in Indonesia, hate speech is often found. This phenomenon can lead to various online criminal acts or Cyber Crime, such as harassment, stalking, doxxing, and solicitation of violence. Armed Criminal Groups (KKB) also use the internet and social media as part of their struggle, so this form of cyber crime can be at risk of developing into cyber warfare. Regulation of the Chief of National Police No: SE/6/X/2015 states that hate speech includes insults, defamation, blasphemy, provocation, incitement, or the spread of fake news. Social media is also a source of news about hoaxes and racial discrimination against Papuans and non-Papuans. This can be used by the KKB to spread hoaxes and justify the acts of violence they committed against indigenous Papuans (OAP) and non-Papuans who were victims in the conflict.
ANALISIS FENOMENA SUPPLY CHAIN INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL MENGGUNAKAN SYSTEM THINKING DAN SWOT Pangestika Kansil; Aries Sudiarso; I. B. Putra Jandhana; Afpriyanto Afpriyanto; M. Taufiq Ramadhan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4342-4350

Abstract

Industri pertahanan dalam negeri menghadapi beberapa permasalahan yang ada, baik dari segi manajerial maupun dari segi finansial. Sehingga industri pertahanan nasional dinilai kurang mampu bersaing dengan industri pertahanan dari negara lain. Untuk membangun segi manajerial tersebut dibutuhkan supply chain industri pertahanan yang terorganisir dengan baik agar permintaan alat peralatan pertahanan dan keamanan dapat diproduksi dengan baik dan maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi pengembangan rantai pasok industri pertahaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil rekondisi diperoleh nilai IFAS yaitu 3,01 sedangkan EFAS yaitu 3,1. Nilai tersebut lebih besar dari 2, maka strategi yang tepat untuk diterapkan yaitu strategi SO (Strenght-Opportunity), dimana berada dikuadran I dengan strategi agresif. Sehingga strategi yang sesuai dengan kelemahan supply chain industri pertahanan di Indonesia adalah strategi SO. Strategi SO yang bisa diaplikasikan yaitu menggunakan kebijakan baru mengenai anggaran industri pertahanan yang mendukung pengembangan dan kemajuan teknologi, membuat kebijakan industri pertahanan melalui KKIP untuk pengadaan kontrak jangka panjang, serta memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam domestik untuk pengolahan bahan mentah sampai barang jadi dengan manajemen rantai pasok. Hasil akhir dari analisa SWOT berupa alternatif strategi yang nantinya bisa dipakai sebagai pertimbangan dalam menentukan STP: segmentasi – targeting – positioning.
Pengembangan Prototipe Rudal Petir dalam Rangka Meningkatkan Iptek di Bidang Rudal Pada Pemenuhan Alutsista dalam Negeri Chabib Shofhani; I Nengah Putra Apriyanto; I B Putera Jandhana
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.282

Abstract

Latar belakang: Pengembangan Prototipe Rudal Petir merupakan kegiatan pengembangan Prototipe Rudal Petir pada tahun 2017, yang sudah berhasil terbang autopilot mengikuti waypoint. Terkait hal ini Balitbang Kemhan melaksanakan Litbang Pengembangan Prototipe Rudal Petir ini bekerja sama dengan PT. Sari Bahari. Tujuan penelitian: Pada kegiatan Pengembangan Prototipe Rudal Petir tahap I – IV adalah bertujuan untuk meningkatkan jarak jangkau, kecepatan dan auto pilot system. Sedangkan pada tahap II – IV adalah pembuatan sistem Seeker, penggunaan Booster pada sistem peluncuran dan penggunaan warhead dengan model impact. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis. Hasil penelitian: Diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan Iptek di bidang rudal serta kemandirian nasional khususnya pemenuhan Alutsista dalam negeri sehingga perlu keberpihakan dari pemerintah pada pengembangan rudal petir ini untuk mendorong industri  pertahanan nasional, dalam meningkatkan posisi tawar bangsa dan negara Indonesia di kawasan serta meningkatkan efek penggentar atau deterrence effect, juga dapat meningkatkan pemanfaatan tenaga ahli bangsa yang berpotensi dalam pengembangan dan pembuatan alutsista  yang merupakan asset bangsa. Kesimpulan: Berdasarkan konsep desain yang telah dikembangkan pada rudal petir ini, berkaitan dengan kemandirian produk dan teknologi yang dikuasai sepenuhnya oleh bangsa Indonesia yang dihasilkan dari kemampuan dalam negeri, dengan beberapa komponen yang masih dibeli dari luar adalah komponen generik saja, yang dilakukan melalui integrasi untuk menjadi modul atas subsistem secara mandiri.