Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Belajar Iqro bagi Anak Migran di PKBM KBRI Kuala Lumpur Malaysia Choirul Umam, Ahmad Muntachob; A yun, Qurroti; Mahsun, Moch; Ihwanul Muttaqin, Ahmad; Ishari, Nurhafid
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4946

Abstract

This community service initiative intends to enhance fundamental Quran reading abilities through Iqro' education for migrant youth at the Community Learning Center (PKBM) PNF (National Islamic Education Center) located within the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur, Malaysia. The impetus for this mentoring program arises from the inadequate literacy proficiency in hijaiyah letters among these children, who predominantly belong to Indonesian Migrant Workers (TKI) families. Employing a descriptive methodology rooted in a service learning framework, the program involves active participation from both educators and pupils throughout the educational experience. The stages of the activity consist of preliminary observation, crafting a lesson plan, conducting Iqro' instruction, and engaging in collective reflection regarding the outcomes of the initiative. Data compilation was carried out via observation, interviews, and documentation, followed by analysis using a descriptive approach coupled with the service learning perspective to illustrate the advancements in skills and transformations in the participants' religious conduct. The findings from the community service project reveal an enhancement in hijaiyah reading competencies, an increased enthusiasm for religious activities among children, and a rise in parental engagement regarding their children’s education. Furthermore, this initiative bolsters religious principles, discipline, and accountability among the participants. Therefore, the Iqro' mentoring program can act as a framework for promoting religious character and religious literacy among children within Indonesian migrant communities overseas
Pendampingan Literasi Karakter Anti-Bullying Melalui Media Pop-Up Book Bagi Anak Migran Di PKBM PNF Kuala Lumpur Kurniawan, Rendi; A’yun, Qurroti; Ihwanul Muttaqin, Ahmad; Hafidz Lubis, Ahmad
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i2.4621

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan masalah serius yang memengaruhi perkembangan psikososial anak-anak di sekolah. Anak-anak migran Indonesia di Malaysia menghadapi tantangan tambahan dalam memperoleh pendidikan, seperti keterbatasan akses, hambatan bahasa, stigma sosial, dan status hukum yang rentan. Penelitian pengabdian masyarakat ini mendeskripsikan program literasi karakter anti-bullying berbasis service learning di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PNF KBRI Kuala Lumpur. Program dirancang interaktif melalui media pop-up book kontekstual sebagai alat belajar kreatif. Sebanyak 15 siswa kelas 4 (usia 11–13 tahun) terlibat aktif dalam proses perencanaan, pembuatan, dan pembelajaran media tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi berkelanjutan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta ujian tertulis (pretest-posttest) tentang pengetahuan bullying dan nilai karakter. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata pretest sekitar 40,7 meningkat menjadi 73,0 pada posttest, dengan semua peserta menunjukkan kemajuan pemahaman dan sikap positif terhadap karakter anti-bullying. Program ini juga berhasil menumbuhkan empati, toleransi, dan kepedulian sosial antar peserta. Observasi dan refleksi bersama guru menunjukkan perubahan perilaku, di mana peserta menjadi lebih aktif mendiskusikan bullying dan lebih peduli pada teman. Temuan selaras dengan studi sebelumnya yang menunjukkan penggunaan buku pop-up efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap bullying dan memperkuat nilai empati serta saling menghargai. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran partisipatif dengan media pop-up book efektif dalam membentuk karakter anti-bullying pada anak migran. Rekomendasi meliputi pengembangan program serupa yang lebih berkelanjutan dan penyebaran metode ini di lembaga pendidikan nonformal migran untuk memperkuat lingkungan belajar inklusif bebas perundungan.