Giyanah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI INDONESIA: SEJARAH, PERKEMBANGAN DAN PENEGAKAN Agus Rustamana; Giyanah, Siti; Afrinnisa Herawati Simbolon; Muhammad Rizki; Muhammad Habbibun Nizar
Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Hasanuddin Pare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak asasi manusia adalah hak dasar yang melekat pada individu sejak lahir, bersifat universal, dan tidak dapat dicabut. Artikel ini mengkaji jejak sejarah, perkembangan, dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia menggunakan metode penelitian perpustakaan kualitatif. Data dikumpulkan dari buku, artikel jurnal, dokumen resmi, dan peraturan perundang-undangan Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa perlindungan hak asasi manusia di Indonesia telah berkembang melalui beberapa tahap: perjuangan pra-kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi. Era Reformasi menandai kemajuan signifikan dengan amandemen konstitusi, pengesahan Undang-Undang No. 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang No. 26/2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Meskipun ada kemajuan ini, implementasi tetap menjadi masalah karena pelanggaran hak asasi manusia yang parah belum terselesaikan, penegakan hukum yang lemah, dan kesadaran publik yang terbatas. Lembaga-lembaga seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, dan LPSK memainkan peran penting, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kemauan politik dan partisipasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah mencapai kemajuan normatif yang signifikan, namun penegakan hukum yang sebenarnya masih memerlukan komitmen pemerintah yang lebih kuat dan partisipasi aktif masyarakat.
IMPLEMENTASI PELATIHAN MAKE’UP SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN PEREMPUAN DI LAPAS KELAS III RANGKASBITUNG Giyanah, Siti; Ahmad Fauzi; Yosi Asri Badrio
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49149

Abstract

This study aims to analyze the implementation of make-up training as a form of empowerment in developing the skills of female inmates at Class III Rangkasbitung Correctional Institution. The study was motivated by the importance of skill-based development programs as an effort to improve the abilities, self-confidence, and readiness of inmates in facing life after release. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of six female inmates who participated in the make-up training program. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing using source and technique triangulation to ensure data validity. The results showed that the make-up training improved participants’ skills in basic facial make-up techniques through direct practice methods. In addition, the training had a positive impact on increasing participants’ self-confidence, courage, and motivation. The program also broadened participants’ perspectives regarding opportunities for economic independence through make-up skills that could be utilized as a source of income after release. However, the implementation of the training still faced several obstacles, including limited equipment, materials, and training time. Therefore, make-up training can be considered an effective form of empowerment in supporting the rehabilitation and social reintegration process of female inmates in correctional institutions.