Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Ternak Kambing Melalui Edukasi Manajemen Reproduksi di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Fadilla, Zahra Jinan; Malesi, La; Hakim, Muh. Haidir; Ilahude, Meygi Caecarika Putri; Rahadi, Syam
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7429

Abstract

Manajemen reproduksi yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kambing rakyat, namun praktik tradisional dan minimnya pencatatan menyebabkan rendahnya performa reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai manajemen reproduksi kambing melalui bimbingan teknis. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–November 2025 di Kelompok Ternak Mendho Kencono Lestari, Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, dengan 13 peternak sebagai peserta. Metode yang digunakan mencakup ceramah (40%), demonstrasi dan praktik lapang (30%), serta pendampingan teknis (30%) melalui kunjungan kandang dan konsultasi individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta belum melakukan pencatatan reproduksi, yang berdampak pada sulitnya evaluasi performa ternak dan meningkatnya risiko inbreeding. Setelah pelatihan teknis, peternak mampu mendeteksi estrus lebih akurat, memahami manajemen kebuntingan, penanganan kelahiran, pemberian kolostrum dini, serta melakukan seleksi dan rotasi pejantan untuk mencegah inbreeding. Temuan ini sejalan dengan literatur internasional yang menunjukkan bahwa pelatihan teknis disertai pendampingan berkelanjutan dan community-based breeding programs meningkatkan keterampilan peternak, memperbaiki angka kebuntingan, menurunkan mortalitas anak, dan mempertahankan keragaman genetik. Kesimpulannya, pelatihan terstruktur melalui ceramah, praktik lapang, dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas peternak dalam manajemen reproduksi, mendorong penerapan pencatatan dan seleksi pejantan, serta mendukung keberlanjutan dan efisiensi usaha peternakan kambing skala masyarakat.
Optimizing Cattle Farm Waste Management Through the Application of Biogas Technology in Kondoano Village, Mowila Subdistrict, South Konawe Regency Has, Hamdan; Aka, Rahim; Rahadi, Syam; Fadilla, Zahra Jinan; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Indonesian Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v4i2.2365

Abstract

Cattle waste is one of the common problems in cattle farms. Through proper processing, waste can be turned into new products with higher added value. This community service program takes the form of technical guidance provided by the Faculty of Animal Husbandry Team at Halu Oleo University to farmers. This activity aims to improve farmers' knowledge and skills in processing ruminant manure waste so that it can become an alternative energy source through the use of biogas technology. This activity was carried out in Kondoano Village, Mowila District, South Konawe Regency. The method of implementation began with a site survey, analysis of the problems experienced, exploration of the potential in Kondoano Village, technical guidance, and evaluation of the activities. Kondoano farmers were given additional knowledge through technical guidance on the application of biogas technology by utilizing livestock waste to produce energy and reduce environmental pollution. This activity involved a team of lecturers from the UHO Faculty of Animal Husbandry, students, and farmers. This technical guidance has been able to provide additional knowledge for the community to independently process livestock waste into biogas.
EDUKASI CERDAS CARA BETERNAK AYAM BURAS YANG MENGUNTUNGKAN DAN RAMAH LINGKUNGAN Hafid, harapin; Ananda, Siti Hadrayanti; Fadilla, Zahra Jinan; Dedu, La Ode Arfan; Pancar, Fadli Mamun
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i2.10622

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Anggoeya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang gemar memelihara ternak ayam buras namun sistem pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya masih tradisional dan  belum memadai, akibatnya produksi rendah dan mudah terserang penyakit. Kegiatan penerapan ipteks ini yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan potensi masyarakat di Kelurahan Anggoeya, khususnya dengan memberikan bimbingan teknis tentang cara beternak ayam buras secara intensif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari pada bulan Juli 2025. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan cara: (1) ceramah dan diskusi mengenai potensi, prospek dan manfaat beternak ayam buras, (2) demonstrasi dan pembimbingan pembuatan kandang ayam, cara menyusun ransum dan cara vaksinasi tetelo serta pemilihan bibit yang baik, (3) bimbingan cara beternak ayam buras, teknik pasca panen dan pemasaran, dan (4) pembentukan kelompok peternak untuk memudahkan mereka berdiskusi dalam rangka mengembangkan usaha dan mengatasi permasalahan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi penyuluhan yang disajikan mendapat respon positif dan cukup memuaskan dari para peserta mengingat selama ini belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Umumnya para peserta ingin mengadopsi materi penyuluhan dan mereka sangat aktif dalam demonstrasi tentang pemilihan bibit, penyusunan ransum ternak, pencegahan penyakit, tatalaksana pemeliharaan, pembuatan kandang dan peralatan, teknik pasca panen dan cara pemasaran yang menguntungkan. Disimpulkan bahwa para khalayak sasaran yang terdiri dari para masyarakat di Kelurahan Anggoeya sangat antusias dan aktif dalam kegiatan pelatihan/bimbingan penerapan paket teknologi ayam buras (Intab). Secara umum para peserta pelatihan berkeinginan untuk menjadikan usaha beternak ayam buras sebagai mata pencaharian pokok disamping kegiatan usaha tani mereka.