Hariyati , Hariyati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesiapan Mahasiswa Pgsd Upgri Pontianak dalam Menghadapi Kelas Inklusif Setelah Mengikuti Mata Kuliah Pendidikan Inklusi Hariyati , Hariyati; Siti Badariah; Ega Aulia MA; Feronikha Icha
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak dalam menghadapi kelas inklusif setelah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 179 mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Pendidikan Inklusi, dilengkapi wawancara terhadap 20 mahasiswa untuk memperdalam faktor pendukung dan penghambat kesiapan. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert empat poin yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (mean, persentase, dan standar deviasi) dan analisis kualitatif sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesiapan mahasiswa berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (72,86%–87,5%). Mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik, sikap positif terhadap keberagaman, dan kesiapan strategi pembelajaran adaptif. Namun demikian, ditemukan kesenjangan pada keterampilan praktis, khususnya dalam penerapan Universal Design for Learning (UDL), asesmen individual, dan penggunaan media adaptif. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mahasiswa meliputi pemahaman teoretis, pengalaman praktik, sikap terhadap keberagaman, serta dukungan institusional. Mata kuliah Pendidikan Inklusi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, membentuk sikap inklusif, dan menumbuhkan kesiapan praktik mahasiswa.Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik lapangan, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan institusional agar calon guru lebih siap menjadi pendidik yang inklusif, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi keberagaman peserta didik di sekolah dasar.  Kata Kunci : pendidikan inklusif, kesiapan mahasiswa, PGSD, kompetensi pedagogik, kelas inklusif  
Strategi Implementasi Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi: Studi pada Mahasiswa PGSD UPGRI Pontianak” Hariyati , Hariyati; Susi Purwanti; Debora Xaris Wong; Siti Deswani Farhanisa
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

T Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi implementasi pendidikan inklusi di perguruan tinggi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis persepsi mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi serta dosen pengampu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi pendidikan inklusi dilakukan melalui cooperative learning, drama mini, studi kasus, observasi lapangan, dan pemanfaatan media audio-visual. Faktor pendukung meliputi fasilitas perkuliahan, dukungan kebijakan kurikulum, serta motivasi mahasiswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan pengalaman dosen, minimnya jejaring eksternal, dan keterampilan praktis mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan. Persepsi mahasiswa terhadap pendidikan inklusi pada umumnya positif, ditunjukkan melalui sikap empatik, partisipatif, dan kesiapan untuk menghadapi keberagaman siswa.Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan profesional, integrasi pendidikan inklusi lintas mata kuliah, serta peningkatan pengalaman praktik mahasiswa. Dengan demikian, pendidikan inklusi di perguruan tinggi dapat menjadi fondasi strategis dalam membentuk calon guru yang siap menghadapi keragaman di sekolah dasar. Kata-kata Kunci : pendidikan inklusi, strategi implementasi, mahasiswa PGSD, perguruan tinggi