Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Produk Pengolahan Tape Singkong (Studi Kasus: Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso) Ghofar, Mimbahul; Mahendra, Yusri; Eriyanto, Wahyu
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengolahan singkong menjadi tape, menghitung dan menganalisis besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan singkong menjadi tape, serta menghitung dan menganalisis besarnya pendapatan usaha tape di desa kerang, Kecamatan sukosari. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja) berdasarkan pertimbangan daerah tersebut memiliki banyak pengusaha tape yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Metode yang di gunakan yang wawancara secara langsung pada pelaku usaha agroindustri. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa proses pengolahan singkong menjadi tape di daerah penelitian terdiri dari 4 tahapan, yaitu: pengupasan, peragian, pembungkusan, dan pemeraman. Seluruh tahapan ini terangkai dalam satu kegiatan yang berkesinambungan dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan singkong menjadi tape pada skala industri rumah tangga di daerah penelitian tergolong tinggi. Rata-rata pendapatan pengusaha tape di daerah penelitian sebesar Rp.1.262.734 per bulan.
Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso Ghofar, Mimbahul; Mahendra, Yusri; Eriyanto, Wahyu; Muhyi Siswanto, Iqbal Nur; Puryantoro, Puryantoro
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 2 No 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2025
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana faktor-faktor produksi berpengaruh terhadap hasil produksi padi di Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model fungsi produksi Cobb-Douglas, dengan variabel independen yang terdiri dari luas lahan (X1), jumlah pupuk yang digunakan (X2), jumlah tenaga kerja yang dipakai (X3) dan jumlah bibit yang digunakan (X4) sedangkan variabel dependen yang dianalisis adalah hasil produksi padi (Y). Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi langsung di lapangan, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada 30 petani yang dipilih secara acak sebagai responden. Hasil penelitian menunjuk bahwa model regresi fungsi produksi Cobb-Douglas sangat layak digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi hasil produksi padi, dengan Model regresi dengan variabel X1 (luas lahan), X2 (pupuk), X3 (tenaga kerja), dan X4 (benih) menunjukkan hubungan sangat kuat terhadap hasil produksi padi, dengan nilai R Square sebesar 0,901, yang berarti 90,1% variasi produksi dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut. dan Uji t menunjukkan bahwa hanya pupuk (X2) dan tenaga kerja (X3) yang berpengaruh signifikan secara statistik terhadap produksi padi. Luas lahan (X1) dan bibit (X4) tidak berpengaruh signifikan dalam model ini.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kelapa Sebagai Media Tanam Dalam Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreotus) dan Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus pulmonarius) Ahmad Taufikur Rahman; Rahman, Ahmad Taufikur; Mahendra, Yusri; Eriyanto, Wahyu; Qomariyah, Rofi'atul; Elhany, Nurul Avidhah
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10784.%p

Abstract

One of the important biological resources in the Indonesian plantation sector is coconut. Coconut trees grow widely in several regencies in Indonesia, including Situbondo Regency. Based on data from the Situbondo Regency Statistics Agency (BPS), coconut plantation production in Situbondo Regency in 2023 reached 4.9 thousand tons. Coconut husks in Situbondo have been considered waste that is sold cheaply to prevent accumulation. Therefore, further processing or utilization is needed to provide greater productive value for coconut husks. Rarely used coconut husk waste can be an alternative to the hard-to-find sawdust media, thereby increasing productivity in mushroom cultivation, especially in the Situbondo region. This study used two types of oyster mushrooms: white oyster mushrooms and brown oyster mushrooms. Each received five treatments with three replications, resulting in a total of 15 white oyster mushroom bags and 15 brown oyster mushroom bags used. The treatment carried out was the addition of coconut fiber with different concentrations to the planting media. The planting medium that has the best influence on mycelium growth, fruit body growth time, fruit body wet weight is P1 (100% wood powder without the addition of coconut shells), while the best fruit cap diameter is obtained from the P4 treatment (75% wood powder + 25% coconut shell powder).   Keywords: Cultivation; Oyster Mushrom; Planting Media; Coconut shell