Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

DEGRADASI KADAR FORMALIN PADA DAGING AYAM BROILER (Gallus domesticus) BERFORMALIN OLEH SARI BUAH CERMAI (Phyllanthus acidus L.) N.A. Elhany; Tatang Sopandi
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol7.no2.a517

Abstract

An experimental research has been carried out to investigate the effect of fruit juice cermai (Phyllantusacidus.L)concentration on reduce of formaldehyde levels andtendernessin broiler chicken (Gallus domesticus) of formaldehyde meat. This research have used 20 chest of broiler meat weighing 100 g respectively. Meat have been soaked in 10% formalin solution for 1 hour. Meat have randomly divided into 5 treatments and each soaked in fruit juicecermai 0%, 15%, 30%, 45% and 60% for 30 minute. Formaldehyde levelsin meat have analized by spectrophotometer at 415 nm and tenderness of meat have analized by phenetrometer. The results showed soaking treatment with a fruit juice cermai (Phyllantusacidus.L) 15%, 30%, 45% and 60% have a significant effect (P <0.05) to reduce of formaldehyde levels and meat tenderness in broiler meat formalin. The results of this research it can concluded the administration of fruit juice cermai (Phyllantusacidus.L) 60% can reduce formaldehyde levels high of 92.13% and a yield of broiler meat tenderness formaldehyde maximum of 490.25 mm/ 100g /10 seconds. Keywords : Cermai (Phyllanthus Acidus L.), degradation of formaldehyde, tenderness, broiler chickens
KERAGAMAN MORFOLOGI SERBUK SARI TUMBUHAN MANGROVE DI KAWASAN PANTAI BLEKOK KABUPATEN SITUBONDO Uni Baroroh Husnudin; Nurul Avidhah Elhany; Desy Ratnasari; Awwaliy Maulidna Adhenta Nuriyante
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2372

Abstract

Pantai Blekok merupakan salah satu pantai dibagian barat Kabupaten Situbondo dengan ekosistem hutan mangrove yang ditumbuhi oleh beragam vegetasi tumbuhan dan termasuk dalam kawasan lindung serta berfungsi sebagai destinasi ekowisata. Keanekaragaman tumbuhan mangrove dapat dipelajari salah satunya melalui studi terhadap serbuk sari melalui kajian morfologi serbuk sari. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keanekaragaman morfologi serbuk sari tumbuhan mangrove di Kawasan Pantai Blekok. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode jelajah. Preparasi serbuk sari dilakukan menggunakan metode asetolisis dan preparat serbuk sari dibuat untuk pengamatan morfologi. Analisis data morfologi serbuk sari dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies tumbuhan mangrove yaitu Excoecaria agallocha, Bruguiera gymnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Acanthus ilicifolius dan Acanthus ebracteatus. Morfologi serbuk sari pada spesies tumbuhan mangrove memiliki variasi dalam ukuran (kecil, sedang, besar), bentuk (prolate spheroidal, subprolate, prolate), apertura (tricolpate, triporate, tricolporate) dan ornamentasi eksin (reticulate, scabrate, perforate, verrucate).
EFEKTIVITAS CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) DALAM MEDIA TANAH TERCEMAR HIDROKARBON Nurul Avidhah Elhany; Rini Hapsari; Uni Baroroh Husnudin; Desy Ratnasari
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2347

Abstract

Jagung (Zea mays) adalah salah satu tanaman yang mudah berkolonisasi dengan Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi CMA, konsentrasi minyak dan kombinasi antara konsentrasi CMA dan konsentrasi minyak dalam melakukan pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays). Pada penelitian ini digunakan uji statististik dengan rancangan penelitian faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah 5 konsentrasi CMA yaitu 0 g, 5 g, 20 g, 35 g, 50 g dan faktor kedua adalah 4 konsentrasi minyak yaitu 0 mg, 2500 mg, 5000 mg, 10000 mg. Masing-masing polybag yang diberi perlakuan penambahan CMA dan minyak juga diberi tanah dan kompos dengan perbandingan (1:1). Crude oil diambil dari lokasi pengeboran minyak di Kec.Wonocolo, Kab.Bojonegoro, Jawa Timur. Parameter pertumbuhan tanaman jagung di ukur 35 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi CMA, konsentrasi minyak, kombinasi antara konsentrasi CMA dan konsentrasi minyak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays). Konsentrasi CMA terbaik dalam pertumbuhan tanaman jagung adalah konsentrasi CMA 50 g dengan parameter tinggi tanaman sebesar 145 cm dan panjang akar sebesar 22 cm.
UJI SENSITIVITAS BAKTERI TAHAN LOGAM BERAT PADA PERAIRAN SUNGAI DRIYOREJO GRESIK Nurul Avidhah Elhany; Uni baroroh husnudin
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2022): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v5i2.321

Abstract

Heavy metal pollution is one of the problems that arise because of the large number of industrial wastes containing heavy metals. Efforts to control waste, especially heavy metals in waters need to be carried out immediately, because heavy metals, such as lead (Pb) and chromium (Cr) are toxic to humans. One way that can be done is by doing biomonitoring. Microbes can be used as bioindicators of the presence of pollutants/waste in waters. Microbes utilize organic, inorganic, and metallic wastes as substrates for their growth. The sensitivity test of Pb and Cr heavy metal-resistant microbes was carried out using the paper disc method. Paper discs with various concentrations of heavy metals Pb and Cr were placed in such a way on the surface of NA media that had been inoculated with Pb and Cr heavy metal-resistant microbial isolates. Incubated for 24 hours and measured the inhibition zone. The results showed that 3 heavy metal resistant bacteria were K1 (Pseudomonas pseudomallei), K2 (Pseudomonas fluorescens), and K3 (Bacillus subtilis). Overall, none of the inhibition zones exceeded 0.50 mm and this indicated that the sensitivity of the three bacteria to heavy metals Pb and Cr was low. They are can be used as bioindicators of the presence of heavy metals Pb and Cr because they are able to grow in an environment with heavy metal concentrations of Pb and Cr above the threshold. K1 (Pseudomonas pseudomallei), K2 (Pseudomonas fluorescens), and K3 (Bacillus subtilis) have potential as bioremoval agents for heavy metals Pb and Cr.
PELATIHAN PEMBUATAN KUNYIT ASAM INSTAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA TALKANDANG SITUBONDO Nurul Avidhah Elhany; Uni Baroroh Husnudin; Valent In Fajria
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.821 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v2i1.2656

Abstract

Desa Talkandang merupakan salah satu desa di Situbondo yang mengembangkan dan membudidayakan tanaman toga. Dari sekian banyak tanaman toga yang ditanam di desa talkandang, kunyit merupakan salah satu tanaman toga yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk jamu tradisional karena dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pengolahan kunyit menjadi produk jamu instan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan ketrampilan terhadap ibu-ibu rumah tangga di desa Talkandang agar dapat mengolah kunyit menjadi produk kunyit asam instan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pendampingan dan juga pelatihan. Ibu-ibu diberikan pelatihan dan demo secara langsung untuk mengolah kunyit. Dari kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu rumah tangga mampu membuat kunyit asam instan sebagai salah satu produk jamu instan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan mereka di Desa Talkandang, Situbondo.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) SEBAGAI ANTISEPTIK RAMAH LINGKUNGAN DAN BERNILAI EKONOMIS Elhany, Nurul Avidhah; Ibnu Fajar, Muhammad Thoifur; Prawita Rani, Dewi Eka; Santi, Risan Nur; Akbar, Saiful; Qomariyah, Rofi’atul; Mulyasari, Dinda
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4869

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera) merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Pengolahan sabun berbahan dasar lidah buaya merupakan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan sabun berbahan dasar kimia yang dapat mencemari lingkungan. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan keterampilan terhadap generasi muda untuk mengolah sabun berbahan dasar lidah buaya yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pendampingan dan juga pelatihan. Peserta kegiatan diberikan pelatihan dan demo secara langsung untuk membuat sabun. Dari kegiatan ini, diharapkan generasi muda mampu membuat sabun lidah buaya sebagai salah satu produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
UJI SENSITIVITAS BAKTERI ESCHERICHIA COLI TERHADAP EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) Elhany, Nurul Avidhah; Prawita Rani, Dewi Eka; Fatimah, Siti
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2 No 1 (2024): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v2i1.4921

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis banyak ditumbuhi oleh tanaman yang diketahui secara empiris berkhasiat obat. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat obat adalah tanaman kelor (Moringa oleifera L.). Daun kelor mengandung zat fitokimia yang membuat tanaman tersebut mampu melakukan ekanisme pertahanan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antibakteri dari ekstrak daun kelor terhadap bakteri Escherichia coli, sehingga dapat diketahui konsentrasi optimal ekstrak daun kelor dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi ekstrak daun kelor, ui sensitivtas dengan metode difusi, dan Uji sensitivitas dengan metode dilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri yang dibuktikan dengan adanya zona bening di sekitar cakram disk, tetapi tidak ditemukan nilai MIC dan MBC. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor diantaranya adalah pelarut yang digunakan untuk mengekstrak daun kelor yang kurang tepat.
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI PRODUK OLAHAN BERNILAI GIZI DAN BERNILAI EKONOMI DI DESA ARJASA SITUBONDO Elhany, Nurul Avidhah; Fajar, Muhammad Thoifur Ibnu; Suryaningsih, Yasmini; Suhesti, Endang; Untari, Wiwik Sri
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i2.5140

Abstract

Moringa plants generally grow wild or are planted in the yard as a vegetable plant. The Moringa plant that is widely used by people is the leaf part. Moringa leaves are widely used as a vegetable because they can improve family nutrition. Apart from being used as a vegetable, Moringa leaves can also be processed into several Moringa leaf products. The service activities carried out in Arjasa village aim to utilize Moringa leaves by providing education on processing Moringa leaves for family nutrition and increasing family income. The service method is in the form of counseling about the benefits of Moringa leaves and an introduction to Moringa leaf preparations. From the results of service activities, participants can increase their insight and knowledge about the benefits of the Moringa plant and various types of processed products from the Moringa plant which can be used to improve family nutrition.
EKSPLORASI KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN AIR TAWAR DI SUNGAI GADINGAN KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO Rahmah, Miftahur; Elhany, Nurul Avidhah; Fajar, Muhammad Thoifur Ibnu
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2 No 2 (2024): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v2i2.5538

Abstract

Sungai Gadingan merupakan sungai yang menghubungkan jalan antar Desa Gadingan dan Desa Agel di Situbondo. Sungai Gadingan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mencari ikan sebagai lauk dan dijual untuk kebutuhan ekonomi. Namun, Sungai Gadingan juga menjadi sasaran tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis ikan air tawar dan mengetahui indeks keanekaragaman, keseragaman, dan indeks dominansi. Penelitian dibagi menjadi 3 area yaitu, Stasiun I, stasiun II, dan Stasiun III. Hasil menunjukan, jenis ikan air tawar yang mendiami Sungai Gadingan Kecamatan Jangkar meliputi ikan nila, ikan menga/gobi, ikan wader pari, ikan wader cakul, ikan cere, ikan palatima, dan ikan lele lokal. Pada stasiun I indeks keanekaragaman menunjukkan kategori rendah (H’=0) indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah (E=0) indeks dominansi menunjukkan kategori rendah (C=1). Pada Stasiun II indeks keseragaman menunjukkan kategori sedang (H’=1,404) indeks keseragaman menunjukkan kategori sedang (E=0,721) indeks dominansi menunjukkan kategori sedang (C=0,6022). Pada Stasiun III indeks keanekaragaman menunjukkan kategori rendah (H’=0) indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah (H’=0) indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah (E=0) indeks dominansi menunjukkan kategori rendah (C=1). Jenis ikan yang mendominasi pada stasiun I dan III adalah Oreochromis niloticus dari family Cichlidae, pada staisun II adalah Gobius cobitis dari family Gobiidae.
PENGARUH KONSENTRASI THIDIAZURON (TDZ) TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS ANGGREK Grammatophyllum sp. SECARA IN VITRO Dewi Eka Prawita Rani; Nurul Avidhah Elhany; Arinda Putri Nur Faisyah
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3465

Abstract

Abstrak Grammatophylum merupakan salah satu genus anggrek yang mulai langka ditemukan di Indonesia. Upaya untuk melestarikan anggrek Grammatophylum yaitu dengan mengembangbiakkannya secara in vitro di laboratorium kultur jaringan. Perbanyakan in vitro dapat menghasilkan individu baru anggrek secara cepat. Penelitian ini menggunakan modifikasi media VW (Vacin and Went) yang merupakan media dasar dalam kultur jaringan anggrek. Media VW dikombinasikan dengan zat pengatur tumbuh (ZPT) yaitu Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) merupakan salah satu zat pengatur tumbuh yang dalam konsentrasi rendah dapat memicu perbanyakan tunas, namun menghasilkan tunas kerdil jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Thidiazuron (TDZ) terhadap multiplikasi tunas anggrek Grammathophyllum sp. secara in vitro, dan menentukan konsentrasi TDZ yang paling optimal untuk multiplikasi tunas tanaman anggrek. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan yaitu : P1=VW (kontrol), P2=VW + TDZ 5ppm, P3=VW + TDZ 10ppm, P4=VW + TDZ 15ppm, P5=VW + TDZ 20ppm. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian TDZ 5ppm mampu menyebabkan banyaknya jumlah tunas yang dihasilkan, dan pemberian TDZ dengan variasi konsentrasi mampu menghambat pertambahan tinggi tanaman. Kata kunci: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), kultur in vitro Abstract Grammatophylum is a genus of orchid that is threatened with extinction in Indonesia. Grammatophylum preserved by cultivating in a tissue culture laboratory. In vitro propagation can produce new individuals of orchids quickly. This study used modified VW media (Vacin and Went) which is the basic medium for orchid tissue culture. VW media was combined with a growth regulator (ZPT), namely Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) is a growth regulator which can trigger shoot multiplication in low concentrations, but produces stunted shoots when used in high concentrations. This study aims to determine the effect of concentrations of growth regulators (ZPT) Thidiazuron (TDZ) on shoot multiplication of Grammatophyllum sp. in vitro, and determine the most optimal TDZ concentration for orchid plant shoot multiplication. This study used a completely randomized design consisting of 5 treatments with 5 replications, namely: P1=VW (control), P2=VW + 5ppm TDZ, P3=VW + 10ppm TDZ, P4=VW + 15ppm TDZ, P5=VW + TDZ 20ppm. The data were analyzed using variance and continued with the DMRT (Duncan Multiple Range Test) with a level of 5%. The results showed that the administration of 5ppm TDZ was able to cause a large number of shoots to be produced, and the administration of TDZ with varying concentrations was able to inhibit the increase in plant height. Keywords: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), in vitro culture