Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebahagiaan dalam Perspektif Filsafat dan Psikologi Positif: Tinjauan Teoretis dan Kontekstual di Indonesia Wirani, Zahra; Ramli, Zaskia Andini
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.1760

Abstract

Kebahagiaan merupakan konsep multidimensional yang menarik perhatian dalam berbagai cabang ilmu, terutama filsafat dan psikologi. Artikel ini mengkaji kebahagiaan dari perspektif filsafat klasik dan psikologi positif dengan pendekatan analitis yang menekankan relevansi penerapannya dalam konteks budaya Indonesia. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan studi literatur yang mencakup teori eudaimonia dari Aristoteles, prinsip-prinsip Stoikisme, serta model PERMA yang dikembangkan oleh Martin Seligman. Temuan menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak sekadar berakar pada emosi positif, tetapi juga merupakan hasil dari kehidupan yang dijalani secara bermakna, rasional, dan etis. Dalam budaya Indonesia, kebahagiaan ditentukan oleh nilai-nilai religius, hubungan sosial yang harmonis, rasa syukur, serta penerimaan terhadap keadaan hidup. Integrasi antara pemikiran filosofis, pendekatan ilmiah psikologi positif, dan kearifan lokal seperti psikologi raos memperkuat pentingnya kerangka holistik dalam memahami kebahagiaan. Kajian ini menekankan bahwa kebahagiaan sebaiknya dipandang sebagai proses aktif yang mencerminkan keseimbangan antara pengembangan pribadi dan kontribusi sosial, bukan sekadar pencapaian material. Dengan demikian, pemahaman kebahagiaan memerlukan pendekatan lintas disiplin yang kontekstual dan adaptif terhadap nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia.
Psychometric Properties of Interpersonal Support Evaluation List (ISEL) In the Indonesian Cultural Context Peristianto, Sheilla Varadhila; Ramli, Zaskia Andini; Khadri, Mohd Wafiy Akmal Ahmad; Wider, Walton
Jurnal Psikologi Vol 25, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jp.25.1.73-93

Abstract

Background: Social support is a key psychological construct widely examined in various research contexts. Cohen’s theory of social support underlies the development of the Interpersonal Support Evaluation List (ISEL-40), which measures perceived social support. Although the ISEL-40 has been adapted into several languages, empirical validation of its full version in the Indonesian context remains limited and methodologically constrained in prior studies.Purpose: This study aims to illuminate the psychometric properties of the Indonesian version of the ISEL-40.Method: This study involved 600 respondents from the Central Java Province and the Special Region of Yogyakarta, language-culture adjustments, and reliability analysis of Cronbach's Alpha, Confirmatory Factor Analysis (CFA), and Multidimensional Scaling (MDS).Findings: The results indicate that the Indonesian ISEL-28 demonstrates adequate reliability and construct validity. The overall Cronbach’s alpha was .910, while CFA results showed acceptable model fit (RMSEA = .079; RMR = .050).Implication: The validated Indonesian ISEL-28 supports culturally relevant research and practice and provides a foundation for future cross-cultural studies in Indonesia.