Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN DAN PELUANG UMKM FASHION PASCA PANDEMI DI KAWASAN UNIVERSITAS JAMBI MENDALO Ashari, Adelia; Amelia; Aulia, Putri; Tiarmasari, Dwi; Rifki, Ahmad
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 12 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i12.7338

Abstract

This study aims to analyze the challenges and opportunities of fashion MSMEs in the post-pandemic period around the Universitas Jambi Mendalo area using a qualitative approach with a case study method. The findings show that fashion MSMEs continue to face various challenges, such as increasing business competition, rising capital costs, stock management complexity, and limited digital literacy in utilizing social media and online selling platforms. The rapidly changing behavior of students who constantly follow fashion trends also demands higher adaptability from business owners. Nevertheless, significant opportunities remain through the resurgence of campus activities, strong student interest in fast fashion, the use of e-commerce platforms, and the enhancement of in-store shopping experiences. This research highlights that adaptability, digital marketing innovation, and responsive business management are crucial factors for the sustainability of fashion MSMEs in the post-pandemic era.
Pengelompokan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Ashari, Adelia; Muspawi, Mohamad; Agustinawati, Tri
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI (PROSES)
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, tujuan, kriteria, strategi, dan pengaruh pengelompokan peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelompokan membantu penyesuaian layanan belajar dengan karakteristik peserta didik, sehingga mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, serta capaian akademik. Berbagai bentuk pengelompokan, seperti berdasarkan kemampuan, minat, bakat, dan kebutuhan khusus, memberi peluang bagi guru untuk menerapkan pembelajaran yang lebih adaptif. Namun, pengelompokan juga berpotensi menimbulkan stigma, ketimpangan layanan, dan penurunan kepercayaan diri apabila diterapkan tanpa perencanaan yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelompokan perlu dirancang dan dievaluasi secara berkelanjutan agar efektif meningkatkan kualitas pembelajaran.