Azizah, Faradiva Husna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

School-Based Nutrition Education as a Community Engagement Program to Enhance Adolescents’ Awareness of Sugar, Salt, and Fat Intake in Banyuwangi Ridwan, Muhammad; Hutasoit, Jhonatan Rameldo; Hisyam, Muhammad; Azizah, Faradiva Husna; Puspikawati, Septa Indra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jhwfwf32

Abstract

Excessive consumption of sugar, salt, and fat among adolescents remains a public health particularly related to low nutritional literacy and limited understanding among students regarding safe limits for sugar, salt, and fat (SSF) consumption. The Youth Red Cross (PMR) as part of the school community has strategic potential as a partner and promoter of peer health, but still needs capacity building in nutrition education. To address this issue, school-based nutrition education activities are implemented as a community engagement program with the aim of increasing students' knowledge, awareness, and involvement in promoting healthier consumption of SSF. The activity involved 150 Youth Red Cross (PMR) students from five senior and vocational high schools in Banyuwangi Regency. Teachers and PMR members were actively engaged as community partners in planning, facilitating, and supporting the implementation of the program. Educational activities were delivered through interactive discussions, the use of familiar food examples, reflective group sessions, and basic health screening to connect nutrition messages with students’ real-life conditions. Program outcomes were documented as part of routine activity evaluation using a 10-item questionnaire administered before and after the sessions. An increase in average scores was observed, indicating improved short-term understanding; however, the primary contribution of the program lies in enhanced student engagement, peer interaction, and awareness of healthier dietary choices. The activity also encouraged reflection and dialogue within the school environment, suggesting positive social impact beyond individual knowledge gains. Overall, this community-based initiative demonstrates a feasible and empowering model for integrating nutrition education into routine school health activities.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Skrining dan Edukasi Risiko Rematik melalui Program KADER AKSI SENDI di Bulusari Banyuwangi Azizah, Faradiva Husna; Hutasoit, Jhonathan Rameldo; Prayoga, Diansanto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bpx04465

Abstract

Gangguan sendi dan rematik merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup, sedangkan deteksi dini dan edukasi kesehatan di tingkat masyarakat masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam melakukan skrining risiko gangguan sendi dan memberikan edukasi kesehatan melalui Program KADER AKSI SENDI di Desa Bulusari, Kabupaten Banyuwangi. Program melibatkan 16 kader dari delapan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Metode yang digunakan adalah community based empowerment melalui koordinasi, pelatihan partisipatif, simulasi skrining, pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Pengetahuan kader dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test sebanyak 12 butir yang telah dikaji dan disetujui oleh bidan desa, pemegang program Prolanis Puskesmas Kelir, dan dosen pembimbing lapangan. Nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 84,4 pada pre-test menjadi 98,1 pada post-test. Kader juga mulai menerapkan skrining risiko rematik dan edukasi kesehatan sendi dalam kegiatan Posyandu ILP dengan menggunakan buku saku, leaflet, dan poster. Program KADER AKSI SENDI menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung pelaksanaan skrining risiko rematik di Posyandu ILP Desa Bulusari.