Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Cemaran Escherichia coli Kecap Jajanan Cilok di Area Kampus Jember Ummul Hasanah, Hasni; Maharani, Lila; Dewi Andika, Intan
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol 5 No 1 (2026): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v5i1.3077

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan utama yang sering disebabkan oleh kontaminasi makanan dengan Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontaminasi Escherichia coli pada kecap yang digunakan untuk jajanan cilok yang dijual di area kampus Jember. Sebanyak 10 sampel kecap dari pedagang kaki lima di lima lokasi berbeda diuji menggunakan metode Compact Dry EC, yaitu media selektif untuk mendeteksi Escherichia coli. Sampel kecap diencerkan dengan larutan NaCl 0,85% sebelum dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 dari 10 sampel terkontaminasi Escherichia coli, dengan jumlah koloni berkisar antara 1 hingga 63 CFU/gram. Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023, jumlah koloni Escherichia coli dalam pangan tidak boleh melebihi batas maksimum yang diizinkan, yaitu 0 CFU/gram. Kontaminasi tersebut disebabkan oleh kebersihan botol yang buruk, paparan lingkungan seperti debu dan lalat, serta penggunaan kecap isi ulang berkualitas rendah. Hanya 50% sampel yang memenuhi standar yang dipersyaratkan. Penelitian ini menekankan pentingnya praktik higienis di kalangan pedagang untuk menjamin keamanan pangan. Selain itu, penggunaan Compact Dry EC terbukti efektif untuk deteksi kontaminasi mikrobiologi secara cepat dan praktis.
Pengaruh Media Tanam Ampas Tebu, Ampas Teh Serta Intensitas Penyiraman Air Teh Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) Ummul Hasanah, Hasni; Chotimah, Ani Qotul; Al Habib, Ismul Mauludin
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol 4 No 2 (2025): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v4i2.2632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam ampas tebu dan ampas teh terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah keriting, serta pengaruh intensitas penyiraman air teh terhadap pertumbuhannya. Analisis data menggunakan SPSS 20 dengan uji Friedman menunjukkan bahwa tanaman pada media ampas teh dengan penyiraman air teh dua hari sekali mengalami pertumbuhan lebih baik dibandingkan ketiga perlakuan media lainnya. Namun, tanaman yang ditanam pada media tanah menunjukkan nilai rata-rata tertinggi, karena ampas tebu dan ampas teh akan memberikan kualitas terbaik bila digunakan sebagai pupuk organik, bukan sebagai media utama. Meskipun pertumbuhan tanaman pada media tanah lebih besar, perbedaannya sangat kecil, hanya sekitar 1,1% untuk tinggi tanaman dan 1,2% untuk jumlah daun. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan cabai merah keriting, tetapi intensitas penyiraman air teh tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman tersebut.