Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Keamanan Siber Pada Penipuan Online Penyebaran Link Palsu Sherny Denisa Sari; Cindy Eka Amalia; Nurhalisa; Risna; Mela Meliani; Anggie Selviana; Salwa Salsabila Aulia Ridwan; Sunariyo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2731

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ancaman kejahatan siber, khususnya penipuan online melalui penyebaran tautan palsu (phishing link). Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya literasi digital dan kurangnya pemahaman mengenai dampak hukum dari aktivitas daring yang beresiko. Kegiatan dilaksanakan di SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda dengan jumlah peserta sebanyak 30 siswa. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi pencegahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam mengenai ciri-ciri tautan link palsu, memahami modus penipuan digital, serta langkah-langkah pencegahan untuk menjaga keamanan data pribadi. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap upaya peningkatan keamanan digital dan kesadaran hukum siber dikalangan pelajar.
Integrasi Nilai Martabat Dan Kesetaraan Dalam Kehidupan Remaja Sebagai Instrumen Hukum Ham Dalam Pencegahan Perundungan Anggie Selviana; Cindy Eka Amalia; Mela Meliani; Nurhalisa; Nafsyiah Fadhilah; Sherny Denisa Sari; Salwa Salsabila Aulia Ridwan; Sunariyo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2832

Abstract

Pendidikan menengah kejuruan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, termasuk dalam upaya mencegah perundungan (bullying). Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai‑nilai hak asasi manusia (HAM) dijadikan sebagai landasan dalam pencegahan perilaku perundungan di SMK 2 Samarinda, sekaligus mengidentifikasi tantangan serta strategi pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pihak sekolah (kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, siswa) dan analisis dokumen sekolah yang terkait dengan kebijakan anti‑perundungan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat terlihat bahwa nilai‑nilai HAM seperti penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia, nondiskriminasi, serta hak atas lingkungan belajar yang aman mulai terinternalisasi dalam kebijakan sekolah. Langkah‑konkret yang diterapkan antara lain sosialisasi hak siswa, pelatihan agen perubahan di kalangan siswa, pengembangan regulasi internal anti‑perundungan, dan kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat. Namun demikian, terdapat kendala berupa kurangnya pemahaman komprehensif tentang HAM di kalangan guru dan siswa, keterbatasan sumber daya untuk pemantauan dan intervensi, serta budaya sekolah yang masih toleran terhadap tindakan ringan perundungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan nilai‑HAM bagi seluruh staf sekolah, pemantauan rutin serta sistem pelaporan yang transparan, dan pengembangan program berbasis partisipasi aktif siswa untuk menciptakan lingkungan di SMK 2 Samarinda yang bebas dari perundungan. Dengan demikian, penerapan nilai‑nilai HAM secara konsisten di lingkungan sekolah terbukti mempunyai kontribusi penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif, aman, dan berkeadaban.
Pengabdian Restorative Justice di Sekolah Membangun Budaya Damai Dan Tanggung Jawab Antar Sekolah Yang di Tunjuk Untuk Siswa Siswi SMP Sherny Denisa Sari; Anggie Selviana; Nurhalisa; Salwa Salsabila Aulia Ridwan; Sunariyo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2833

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan konsep Restorative Justice di lingkungan sekolah sebagai upaya membangun budaya damai, tanggung jawab sosial, dan kesadaran hukum bagi siswa. Kegiatan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda dengan jumlah peserta 33 siswa, menggunakan metode pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi penyelesaian konflik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keadilan restoratif seperti empati, tanggung jawab, dan perdamaian. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik simulasi penyelesaian konflik secara damai. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pembentukan karakter peserta didik yang berkeadilan, berakhlak, dan berjiwa sosial.