Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEADILAN AKSES DALAM PROGRAM PTSL DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOBILITAS SOSIAL VERTIKAL MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH Stevani Anekhe Dwinita Karo; Ngesti Mukti Rezeki; Kumara Aswin Bachtiar; Putri Na’ilah Zulfah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap merupakan kebijakan negara yang bertujuan memperluas kepastian hukum dan akses terhadap hak atas tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sertifikat tanah berfungsi sebagai alat bukti kepemilikan dan instrumen ekonomi yang memperkuat posisi sosial pemiliknya. Penelitian ini memakai metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip keadilan akses dalam PTSL berlangsung melalui penyederhanaan prosedur, transparansi biaya, pendampingan administrasi, serta pemetaan berbasis wilayah. Program ini membuka peluang ekonomi karena sertifikat tanah dapat digunakan untuk memperoleh kredit usaha dan memperkuat perlindungan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTSL berpengaruh langsung terhadap mobilitas sosial vertikal, terutama pada masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki legalitas tanah. Namun hambatan struktural seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi, beban pajak, serta tantangan budaya pada wilayah adat masih mengurangi efektivitas program. PTSL tetap menjadi instrumen penting untuk menghadirkan keadilan akses dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat jika implementasinya diperkuat secara konsisten.
ANALISIS ETIKA BISNIS DAN KEPASTIAN HUKUM DALAM PENYUSUNAN KONTRAK KEMITRAAN ANTARA UMKM KULINER DENGAN PLATFORM DIGITAL DI KOTA SEMARANG Na’imah Putri Rahayu; Putri Athena Maharani Tanu; Stevani Anekhe Dwinita Karo; Rayi Kharimasa Rajib
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam pola hubungan bisnis, termasuk pada sektor kuliner yang semakin bergantung pada platform digital layanan pesan-antar. Di Kota Semarang, banyak pelaku UMKM kuliner menjalin kemitraan dengan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. Namun, di balik peluang tersebut muncul persoalan etika dan hukum akibat ketimpangan posisi tawar antara pihak UMKM dan platform. Kasus pemilik warung makan rumahan di Semarang menunjukkan bagaimana klausul kontrak yang menetapkan potongan komisi tinggi, kewajiban promosi berbayar, serta pemutusan sepihak tanpa mekanisme keberatan menimbulkan kerugian bagi pihak UMKM. Kajian ini berupaya menganalisis penerapan etika bisnis dan kepastian hukum dalam penyusunan kontrak kemitraan antara UMKM kuliner dan platform digital di Kota Semarang. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan tanggung jawab dalam kontrak, serta efektivitas instrumen hukum yang ada dalam memberikan perlindungan terhadap pihak yang lemah. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik kontrak kemitraan digital masih didominasi oleh kepentingan platform dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai etika bisnis, sementara instrumen hukum yang ada belum cukup menjamin kepastian hukum bagi UMKM.