Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Anti-Kekerasan melalui Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi NFH, Alifya; Tri wardani, Ayu; Husnah Nasrullah, Asmaul; Arfan, Muhammad; Darma Andayani, Dyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10549

Abstract

Kekerasan di lingkungan perguruan tinggi masih menjadi persoalan serius yang sering kali tidak disadari oleh mahasiswa akibat rendahnya literasi mengenai pencegahan kekerasan, mekanisme pelaporan, serta langkah pencegahannya. Minimnya sosialisasi dan pemahaman menyebabkan banyak kasus tidak terlaporkan (underreporting), terutama kekerasan seksual dan kekerasan non-fisik yang bersifat terselubung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anti-kekerasan mahasiswa melalui sosialisasi yang dilaksanakan di Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi masalah, diskusi, analisis kasus, hingga pemahaman solusi. Kegiatan meliputi pre-test, pemaparan materi, diskusi partisipatif, dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman awal mahasiswa berada pada kategori sedang dengan kelemahan utama pada aspek identifikasi 21 jenis kekerasan seksual. Setelah sosialisasi, terjadi peningkatan signifikan pada seluruh aspek pengetahuan, dengan hasil post-test mencapai lebih dari 85–93% pada pemahaman definisi kekerasan, langkah pencegahan, dan prosedur pelaporan. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis PAR efektif dalam memperkuat literasi anti-kekerasan dan kesiapan mahasiswa dalam mencegah serta melaporkan kekerasan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.