Mentimun merupakan salah satu komoditas hortikultura yang cukup tinggi pemanfaatannya sehingga prospek budidayanya cukup menjanjikan. Namun demikian produksinya di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat masih sangat rendah, salah satu penyebabnya adalah kesuburan tanah yang sangat rendah. Oleh sebab itu maka perlu upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah yaitu dengan menggunakan POC jakaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC jakaba terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan di Desa Merpak, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada bulan Mei sampai bulan Juli 2025, dengan menggunakan metode eksperimen lapangan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor penelitian adalah pemberian POC jakaba terdiri dari lima taraf perlakuan, yaitu P0 = Tidak diberikan POC Jakaba; P1= 20 ml/lt air POC Jakaba + 980 ml air/m2; P2= 40 ml/lt air POC Jakaba + 960 ml air/m2; P3= 60 ml/lt air POC Jakaba + 940 ml air/m2; P4= 80 ml/lt air POC Jakaba + 920 ml air/m2. Parameter yang diamati, yaitu berat basah berangkasan, jumlah buah, dan berat buah. Data yang diperoleh dianalisis sesuai dengan variabel pengamatan yang menggunakan Analisis ragam (ANOVA), apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelian menunjukkan bahwa pemberian POC jakaba berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun dan dapat meningkatkan berat basah berangkasan, jumlah buah dan berat buah tanaman mentimun. POC jakaba dengan taraf dosis 80 ml/lt air POC Jakaba + 920 ml air/m2 (P4) merupakan taraf dosis yang optimal karena menghasilkan berat basah berangkasan, jumlah buah, dan berat buah tanaman mentimun paling tinggi.