Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Guru PAI Dalam Menghadapi Era Digital 5.0 Di Madrasah Aliyah Darul Ulum Pulau Kijang Indragiri Hilir Trimono, Trimono; Hasan; Bainar; Aisyah, Azni
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 22 No 02 (2025): Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to examine the challenges faced by Islamic Education (PAI) teachers in adapting to the Digital Era 5.0 at MA Darul Ulum Pulau Kijang, Indragiri Hilir, Riau. The Digital Era 5.0 requires teachers to master information technology in the learning process, including planning, implementation, and evaluation. Based on field observations, it was found that some teachers still rely on traditional methods, lack skills in using digital devices, and face limitations in facilities and infrastructure. This research identifies four main challenges faced by PAI teachers: operating digital platforms such as PMM, designing technology-based lessons, creating interactive learning experiences, and using digital assessment tools. To overcome these challenges, teachers engage in self-directed learning, peer discussions, and participate in both online and offline training programs. The study concludes that improving teachers’ digital competence is essential to support the effectiveness of learning in the era of digital transformation. Keywords: Challenges, of PAI Teachers, Digital Era 5.0 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi era digital 5.0 di MA Darul Ulum Pulau Kijang, Indragiri Hilir, Riau. Era digital 5.0 menuntut guru untuk mampu menguasai teknologi informasi dalam proses pembelajaran, baik dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Berdasarkan studi lapangan, ditemukan bahwa sebagian guru masih menggunakan metode tradisional, kurang terampil dalam menggunakan perangkat digital, serta menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini mengidentifikasi empat tantangan utama yang dihadapi guru PAI, yaitu keterampilan mengoperasikan platform digital seperti Platform Merdeka Mengajar (PMM), kemampuan merancang pembelajaran berbasis teknologi, menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, dan penggunaan alat evaluasi digital. Untuk mengatasi hal tersebut, para guru melakukan berbagai upaya seperti pembelajaran mandiri, diskusi dengan rekan sejawat, dan mengikuti pelatihan baik daring maupun luring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi digital guru sangat penting guna menunjang efektivitas pembelajaran di era transformasi digital. Kata Kunci: Tantangan, Guru PAI, era digital 5.0,