Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASI ILMUISASI ISLAM DALAM REKONSILIASI SAINS DAN ISLAM Novia Firzanah; Arditya Prayogi; Fadhilatul Fauziah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas rekonsiliasi sains dan Islam melalui penguatan konsep, prinsip, dan implementasi ilmuisasi Islam sebagai upaya membangun kembali kesatuan paradigma keilmuan. Berangkat dari konsep Wahdatul al-‘Ilm, penelitian ini menegaskan bahwa seluruh pengetahuan baik yang bersumber dari wahyu maupun hasil olah akal dan pengalaman empiris berakar pada satu realitas ketuhanan. Rekonsiliasi ini dipahami sebagai proses penyelarasan antara nilai normatif Islam dan metodologi ilmiah modern, di mana wahyu memberikan arah moral dan spiritual, sementara akal berperan mengolah fakta empiris secara rasional. Melalui pendekatan ilmuisasi Islam ala Kuntowijoyo, integrasi tersebut tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menuntut pembaruan paradigma pendidikan, penelitian, dan produksi ilmu agar selaras dengan etika dan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, rekonsiliasi sains dan Islam menjadi strategi penting untuk membangun tradisi keilmuan yang bertauhid, berkeadaban, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan manusia.
Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Melalui Pendidikan Karakter di SMA: Analisis Perspektif Thomas Lickona Fahmi Maulana; Zacky Al-Ghofir El-Muhtadi Rizal; Yasmin Anikoh; Novia Firzanah; Abdul Adzim
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7903

Abstract

Dinamika kenakalan remaja di lingkungan SMA kian menunjukkan kompleksitas yang meningkat, dipengaruhi oleh akselerasi teknologi informasi, transformasi nilai sosial, serta belum optimalnya internalisasi nilai-nilai moral pada generasi muda. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji secara mendalam strategi yang diterapkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mereduksi kenakalan remaja melalui kerangka pendidikan karakter berbasis perspektif Thomas Lickona. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (library research), data dikumpulkan melalui telaah terhadap berbagai jurnal ilmiah, referensi buku, dan publikasi akademik yang relevan dengan pendidikan karakter serta problematika kenakalan remaja. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa strategi guru PAI dalam konteks ini dapat dikategorikan ke dalam tiga dimensi utama: penguatan moral knowing, pengembangan moral feeling, dan pembentukan moral action. Ketiga dimensi tersebut diaktualisasikan melalui pembelajaran kontekstual, rutinitas ibadah, keteladanan pendidik, keterlibatan dalam kegiatan sosial-keagamaan, serta penguatan iklim religius sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona memiliki relevansi tinggi sebagai pendekatan holistik dan integratif untuk meminimalkan perilaku menyimpang remaja sekaligus membangun generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.